Tradisi Penerimaan Warga Baru Yonif 621/Manuntung, Perkuat Jiwa Korsa Prajurit

DAERAH

Barabai – Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung melaksanakan tradisi penerimaan warga baru sebagai wujud pembinaan satuan sekaligus penguatan jiwa korsa dan kebanggaan terhadap batalyon bagi para prajurit yang baru bergabung.

Kegiatan berlangsung khidmat pada Senin (19/1/2026) sejak pukul 08.00 WITA, bertempat di lingkungan Markas Komando (Mako) Yonif 621/Manuntung, Barabai, Hulu Sungai Tengah.

Rangkaian tradisi diawali dengan lari santai yang diikuti seluruh personel baru dari Jembatan Shulaha menuju gerbang Mako Yonif 621/Manuntung. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kesiapan fisik dan mental prajurit sebelum resmi menjadi bagian dari satuan.

Setibanya di pintu gerbang Mako, rombongan yang dipimpin oleh Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) disambut antusias oleh seluruh keluarga besar Yonif 621/Manuntung dengan yel-yel penuh semangat yang menggema, mencerminkan soliditas dan kebanggaan satuan.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan ritual simbolis berupa meminum air kelapa muda dan penyiraman air bunga. Tradisi ini menjadi tanda resmi diterimanya para prajurit baru sebagai anggota keluarga besar Manuntung.

Komandan Batalyon Infanteri 621/Manuntung, Letkol Infanteri Eko Arif Chrestianto, S.E., M.M., secara langsung memimpin upacara penerimaan warga baru tersebut di hadapan seluruh prajurit.

Dalam amanatnya, Danyon menegaskan bahwa tradisi penerimaan ini merupakan titik awal pengabdian prajurit dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks.

“Saya berpesan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga semangat, loyalitas, disiplin tinggi, serta selalu berpedoman pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” tegas Letkol Infanteri Eko Arif Chrestianto.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan rasa memiliki terhadap satuan, sehingga setiap tugas dan pengabdian dapat dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas demi menjaga kehormatan serta kejayaan nama besar Batalyon Infanteri 621/Manuntung.

Lebih lanjut disampaikan, dengan adanya kebijakan baru terkait pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan, momen penerimaan warga baru kali ini menjadi agenda yang sangat berkesan dan sarat makna bagi internal satuan.

“Darmabaktikan diri dengan karya terbaik di Yonif 621/Manuntung, karena prajurit Manuntung adalah sosok yang pantang menyerah dari awal sampai akhir,” pungkasnya.

(Hendra)