Perpisahan I Komang di Rutan Barabai: Tinggalkan Amanah, Bawa Pulang Banyak Kenangan

DAERAH

BARABAI – Dua tahun memimpin Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, menjadi perjalanan penuh pengalaman dan kenangan bagi I Komang Suparta.

Rutan Barabai bahkan menjadi tempat pertama bagi I Komang dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Rutan. Kini, masa tugas tersebut berakhir setelah ia menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada pejabat baru, Nanang Badruzamman.

Serah Terima Jabatan (Sertijab) berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Rabu (19/8/2026).

Bagi I Komang, masa dua tahun di Barabai bukan sekadar perjalanan kedinasan. Ada banyak pengalaman berharga yang akan menjadi bagian dari cerita pengabdiannya, terutama suasana kerja yang dinilainya aman, tenang dan kondusif.

“Banyak kenangan yang saya dapat selama bertugas di Barabai. Suasananya aman, tenang dan sangat kondusif. Apalagi Rutan Barabai adalah tempat pertama saya menjabat sebagai Kepala Rutan,” ujar I Komang saat berbincang dengan News Faktahukumdanham, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, kondisi kerja yang kondusif tidak terlepas dari dukungan seluruh jajaran Rutan Barabai. Kerja sama dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab selama dirinya memimpin.

Karena itu, I Komang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Barabai yang selama dua tahun telah memberikan dukungan, kerja sama dan dedikasi.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran atas dukungan, kerja sama, dan dedikasi selama ini. Saya berharap hal-hal baik yang sudah berjalan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan,” katanya.

Tak hanya kepada jajaran internal, I Komang juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini ikut mendukung kegiatan Rutan Barabai melalui pemberitaan yang positif.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai program dan kegiatan pemasyarakatan kepada masyarakat. Pemberitaan yang konstruktif juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai aktivitas pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan Rutan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten HST serta instansi vertikal lainnya yang selama ini telah memberikan dukungan dan membangun sinergi selama dirinya bertugas di Barabai.

“Terima kasih atas dukungan dari rekan-rekan wartawan, Pemerintah Daerah dan instansi vertikal lainnya selama saya bertugas di Barabai,” ujarnya.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi penanda berakhirnya pengabdian I Komang Suparta sebagai Karutan Barabai. Dua tahun menjalankan amanah ditutup dengan meninggalkan kesan mendalam tentang sebuah tempat kerja yang menurutnya aman, tenang dan penuh pengalaman berharga.

Kini, tongkat kepemimpinan Rutan Kelas IIB Barabai berada di tangan Nanang Badruzamman.

Pergantian tersebut diharapkan menjadi awal bagi hadirnya semangat baru dalam menjalankan tugas pemasyarakatan, sekaligus melanjutkan berbagai program dan hal-hal positif yang telah berjalan di Rutan Barabai.

Bagi I Komang, Barabai bukan sekadar tempat menjalankan tugas. Daerah dan Rutan Barabai telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai insan pemasyarakatan—tempat pertama ia dipercaya memimpin dan tempat yang kini ia tinggalkan dengan membawa banyak cerita, pengalaman serta kenangan.

( Hendra )