Tekan Harga Beras Lokal, Pemkab HST dan Bulog Salurkan 35.533 Liter Siam Madu

BISNIS & EKONOMI DAERAH

BARABAI – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Program “Beras Siam Bupati HST Bersubsidi” (Siam Madu) mulai tersedia di Pasar Keramat Barabai sejak 17 Agustus 2026.

Program tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten HST melalui Dinas Perdagangan dengan Perum Bulog HST sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga beras lokal, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan momentum Bulan Maulid.

Beras yang disalurkan merupakan beras lokal jenis Siam Madu yang dijual secara eceran melalui 15 pedagang beras yang telah ditentukan di Pasar Keramat Barabai.

Kepala Pimpinan Cabang Perum Bulog HST, Muhammad Riza Wahyudi Al-Akram, mengatakan ketersediaan beras bersubsidi tersebut mulai direalisasikan sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati bersama Dinas Perdagangan HST.

“Mulai 17 Agustus 2026, beras Siam Madu bersubsidi sudah tersedia di Pasar Keramat Barabai,” katanya.

Riza menjelaskan, jumlah beras yang disalurkan sesuai kuantum yang telah disepakati dalam kerja sama, yakni sebanyak 26.650 kilogram atau sekitar 35.533 liter.

Penyaluran dilakukan melalui 15 pedagang beras yang telah ditentukan. Sementara masyarakat sebagai pengguna akhir dapat membeli beras bersubsidi tersebut dengan batas maksimal lima liter per orang.

Dalam program ini, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp7.500 per kilogram. Dengan adanya subsidi tersebut, harga beras Siam Madu yang ditargetkan sampai kepada masyarakat berada di kisaran Rp10.000 per liter.

Menurut Riza, penyaluran beras bersubsidi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan beras lokal dengan harga yang lebih terjangkau.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan beras Siam dengan harga yang terjangkau sekaligus menjadi salah satu langkah dalam pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko, ST, M.Si., menyampaikan bahwa realisasi program tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Perdagangan HST dan Perum Bulog HST.

Ia menegaskan, jumlah beras yang disalurkan kepada masyarakat mengacu pada kesepakatan dalam kerja sama sehingga pelaksanaannya dapat berjalan secara terarah dan tepat sasaran.

“Beras Siam Bupati HST Bersubsidi ini sudah tersedia sejak 17 Agustus. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sesuai ketentuan dan membeli melalui pedagang yang telah ditunjuk,” katanya.

Irfan menambahkan, program tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kenaikan harga beras lokal.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, program Siang Madu juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di HST, terutama pada momentum Bulan Maulid yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dengan kuantum sebanyak 26.650 kilogram atau sekitar 35.533 liter, beras Siam Madu bersubsidi diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat HST sekaligus mendukung langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan dan pengendalian inflasi.

( Hendra )