BARABAI – Implementasi Gerakan Remaja Sehat, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia (Germas Ceria) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan generasi muda.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai, Senin (10/8/2026) pagi, tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para remaja, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan, pendidikan, kreativitas dan pembentukan karakter.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi pelaksanaan Germas Ceria di Kabupaten HST. Ia menilai kegiatan tersebut berjalan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Menurut Muhidin, kegiatan semacam ini memiliki manfaat besar karena memberikan ruang kepada generasi muda untuk memperoleh edukasi sekaligus membangun kesadaran tentang pola hidup sehat, pengembangan kreativitas dan penguatan karakter.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan disambut dengan baik. Terima kasih kepada Bupati HST beserta jajaran yang sudah menyiapkan acara ini dengan sangat-sangat baik,” ujar Muhidin.

Ia menilai pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, kualitas anak-anak dan remaja saat ini akan sangat menentukan arah dan masa depan daerah di masa mendatang.
Karena itu, upaya membangun generasi yang berkualitas tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan sekolah, keluarga dan masyarakat.
Bukan Sekadar Seremonial
Bupati HST Samsul Rizal menegaskan, Germas Ceria tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut harus diterjemahkan dalam program dan kebiasaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja.
“Kegiatan ini tidak hanya seremonial semata, tetapi bagaimana kita terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada para remaja,” tegas Samsul Rizal.
Menurutnya, Germas Ceria merupakan gerakan untuk menanamkan kesadaran sejak dini bahwa kesehatan, pendidikan, karakter, kreativitas dan lingkungan yang baik merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam membentuk generasi berkualitas.
Anak-anak dan remaja, lanjutnya, diharapkan tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan, kreativitas, keberanian untuk berprestasi serta akhlak dan karakter yang kuat.
Selain pembinaan, kegiatan Germas Ceria juga menjadi sarana mendekatkan berbagai pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Remaja Diminta Jauhi Narkoba
Kepada para remaja, Samsul Rizal berpesan agar masa muda dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berkarya, berolahraga dan mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi rokok, narkoba, pergaulan tidak sehat serta berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan dan cita-cita.
“Jadilah generasi yang sehat tubuhnya, cerdas pikirannya, kreatif gagasannya, dan baik akhlaknya,” pesannya.
Samsul Rizal berharap semangat Germas Ceria tidak berhenti setelah kegiatan di Lapangan Dwi Warna berakhir. Nilai-nilai yang ditanamkan harus terus dilanjutkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan Germas Ceria ini tidak berhenti sampai hari ini. Apa yang kita mulai di Lapangan Dwi Warna ini harus kita lanjutkan di sekolah, di keluarga, di lingkungan masyarakat, dan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Melalui Germas Ceria, Pemerintah Kabupaten HST berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga sehat, kreatif, berkarakter, berprestasi dan memiliki akhlak mulia sebagai modal utama membangun daerah di masa depan.
( Hendra )
