BARABAI – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Kali ini, sebuah rumah warga di Desa Lunjuk, Kecamatan Batang Alai Selatan, hangus terbakar pada Rabu (23/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.25 WITA di Jalan Kapten Infre, Desa Lunjuk, RT 05/RW 02, Kecamatan Batang Alai Selatan.
Rumah milik Tajudin yang diketahui merupakan bangunan berbahan kayu tersebut tidak dapat diselamatkan. Api menghanguskan seluruh bagian bangunan hingga mencapai 100 persen.
Rumah tersebut tercatat dihuni dua kepala keluarga dengan total dua jiwa. Beruntung, dalam musibah tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka.
Kendati demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Mendapat laporan kejadian, barisan pemadam kebakaran yang tergabung dalam BALAKAR 654 Murakata bersama BPBD, TAGANA, TNI-AL, Polri, serta para relawan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Petugas dan relawan berjibaku melakukan penanganan untuk memadamkan api sekaligus memastikan kobaran tidak kembali membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api serta faktor yang memicu terjadinya kebakaran.
Plt Kepala Pelaksana BPBD HST Ahmad Fathoni melalui Kasi Kedaruratan BPBD HST Fitriadinnor mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam keadaan aman. Jangan meninggalkan kompor atau sumber api lainnya tanpa pengawasan, karena kelalaian kecil dapat memicu kebakaran,” ujar Fitriadinnor.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar. Kecepatan laporan, menurutnya, sangat penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api meluas.
“Jika melihat atau mengetahui adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin. Masyarakat juga perlu saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan permukiman yang padat,” katanya.
12 Kebakaran Sepanjang September
Kebakaran di Desa Lunjuk menambah daftar panjang kejadian kebakaran permukiman di Kabupaten HST sepanjang September 2026.
Berdasarkan rangkaian laporan yang dihimpun, sebelum kejadian di Desa Lunjuk, sedikitnya telah terjadi 11 peristiwa kebakaran di sejumlah wilayah HST.
Kejadian sebelumnya antara lain kebakaran di Roko, Pasar Burung, Kelurahan Barabai Utara pada 2 September; Desa Bakti, Kecamatan Batu Benawa pada 6 September; serta Desa Teluk Masjid, Sungai Gatal, Kecamatan Haruyan pada 7 September.
Selanjutnya, kebakaran terjadi di Desa Panggang Marak, Kecamatan Labuan Amas Selatan pada 9 September; Desa Sungai Jaranih, Kudung, Kecamatan Labuan Amas Selatan pada 10 September; Mualimin, Kelurahan Barabai Darat pada 13 September; serta Birayang Timur, Kecamatan Batang Alai Selatan pada 14 September.
Rentetan kejadian kembali terjadi di Murung Taal, Kecamatan Labuan Amas Selatan pada 15 September; Tabudarat Hilir, Kecamatan Labuan Amas Selatan pada 16 September; dan Banua Binjai pada 17 September.
Dengan terjadinya kebakaran di Desa Lunjuk pada 23 September, sedikitnya 12 peristiwa kebakaran tercatat dalam rangkaian laporan tersebut sepanjang September 2026.
Kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak lengah dan selalu memastikan berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran berada dalam kondisi aman.
( Hendra )
