BARABAI – Budaya membaca dan kemampuan literasi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) diharapkan semakin berkembang dengan lahirnya Duta Baca HST Tahun 2026.
Harapan tersebut disampaikan dalam Grand Final Pemilihan Duta Baca Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (23/9/2026).
Ajang pemilihan Duta Baca tidak sekadar menjadi kompetisi untuk memperebutkan gelar, tetapi juga menjadi wadah dalam menemukan generasi muda yang mampu menjadi teladan sekaligus penggerak budaya literasi di tengah masyarakat.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, dalam sambutannya mengatakan bahwa membaca merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan.
Menurutnya, kebiasaan membaca dapat membuka akses terhadap berbagai informasi dan pengetahuan yang menjadi bekal penting bagi seseorang dalam berpikir, mengambil keputusan hingga menghasilkan karya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Makna literasi saat ini tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memilah informasi, berpikir kritis serta memanfaatkan teknologi secara bijak,” ujar Samsul Rizal.

Ia menilai kemampuan tersebut menjadi semakin penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial.
Dengan kemampuan memahami serta menggunakan informasi secara bertanggung jawab, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital.
“Oleh sebab itu, saya menyambut baik pelaksanaan Pemilihan Duta Baca Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026. Ajang ini jangan hanya dimaknai sebagai sebuah kompetisi untuk meraih gelar, melainkan sebagai langkah strategis kita untuk menemukan dan menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi teladan, penggerak, sekaligus penyampai pesan literasi di tengah masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Deni Era Samsul Rizal, menekankan pentingnya peran Duta Baca dalam membangun kebiasaan membaca di tengah masyarakat.
Duta Baca diharapkan mampu menjadi teladan dalam membaca, menggerakkan berbagai kegiatan literasi serta menjadi penghubung antara perpustakaan dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berani mengambil bagian dalam gerakan literasi di Kabupaten HST.
Menurutnya, proses pemilihan Duta Baca bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk belajar, membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan dan menggali potensi diri.
“Jadikan proses ini sebagai pengalaman untuk belajar, membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, dan menemukan potensi diri,” harapnya.
Keberadaan Duta Baca diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dengan mengajak semakin banyak masyarakat untuk gemar membaca, memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan dalam memahami dan menyikapi informasi.
Bupati Samsul Rizal juga berpesan agar Duta Baca yang terpilih tidak berhenti pada pencapaian gelar semata. Mereka diharapkan aktif hadir di tengah masyarakat, sekolah maupun komunitas, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan pesan-pesan positif mengenai literasi.
Ia berharap gerakan tersebut dapat mendorong terwujudnya masyarakat HST yang gemar membaca, cerdas, kreatif, produktif serta memiliki karakter kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan Duta Baca yang mampu menjadi inspirasi, teladan, serta penggerak budaya literasi bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” harapnya.
Dalam Grand Final Pemilihan Duta Baca Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026, Agri Dovisio terpilih sebagai Duta Baca Putera, sedangkan Nurul Rahmaniah terpilih sebagai Duta Baca Puteri.
Sementara itu, M. Fikri dan Huwazda Afif terpilih sebagai Wakil I, sedangkan M. Fikri Bachtiar dan Helmaterajifah sebagai Wakil II.
Dengan terpilihnya para Duta Baca HST 2026 tersebut, diharapkan gerakan literasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah semakin semarak dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda.
( Hendra )
