BOGOR – Semangat amatir radio di Kota Hujan kembali mengudara! ORARI Lokal Kota Bogor menggelar Bimbingan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non Reguler yang dikemas spesial bersamaan dengan bimbingan rutin, Sabtu (19/09/2026) di Sekretariat ORARI Lokal Menteng Asri Kota Bogor
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 – 15.00 WIB ini dibanjiri antusias peserta. Total 50 orang terdaftar, terdiri dari 40 calon anggota baru (YH) dan (Siaga YD/YG)10 anggota yang akan naik tingkat.
Ketua ORARI Lokal Kota Bogor, YB1NCR – Old Man Dadang Iskandar, dalam sambutannya menegaskan komitmen ORARI mencetak operator yang tidak hanya lulus ujian, tapi juga berkualitas.
“Kegiatan bimbingan amatir radio ini rutin kita laksanakan 1 tahun 2 kali. Dan pada tahun ini karena bertepatan akan dilaksanakan UNAR NON REGULER di Kota Bogor, maka kegiatan ini kita laksanakan berbarengan dengan bimbingan peserta UNAR dan naik tingkat yang Alhamdulillah sudah terdaftar 10 orang naik tingkat dan 40 calon anggota baru,” ujar YB1NCR.
Dadang menambahkan, tujuan utama bimbingan ini adalah pembekalan total.
“Tujuannya untuk memberikan pemahaman teknik radio, peraturan perundang-undangan dan etika berkomunikasi, sehingga seluruh peserta sudah siap dan lulus dalam UNAR nanti dan menjadi anggota ORARI yang berkualitas,” tegasnya.
Sesuai poster resmi, bimbingan bertajuk “Siap, Paham, Lulus UNAR!” ini mengupas tuntas 6 materi wajib:
- Dasar-dasar Amatir Radio
- Teknik dan Pengetahuan Radio
- Regulasi & Ketentuan Frekuensi
- Tata Cara / Prosedur Komunikasi
- Etika Operator Amatir Radio
- Latihan Soal & Simulasi UNAR
Acara yang terbuka untuk umum dan dipandu di frekuensi kebanggaan ORARI Kota Bogor 145.660 MHz ini menargetkan peningkatan kompetensi, peluang kelulusan, dan mencetak amatir radio yang handal dan berkontribusi positif untuk masyarakat, terutama dalam komunikasi kebencanaan.
Ada yang spesial di bimbingan kali ini. Materi tidak hanya disampaikan oleh para senior, tapi juga oleh anggota termuda ORARI Lokal Kota Bogor.
Dua sosok muda yang menjadi inspirasi adalah YC1ECR dan YG1BYD. Keduanya tampil sebagai pemberi materi, membuktikan bahwa dunia amatir radio bukan hanya milik generasi tua, tapi juga anak muda yang melek teknologi.
Kehadiran mereka menjadi bukti regenerasi ORARI Kota Bogor berjalan sangat baik. Para peserta baru pun terlihat antusias berdiskusi dengan instruktur muda tersebut.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan pengurus dengan seragam khas ORARI putih-oranye dan yel-yel penyemangat:
Salam ORARI!
ORARI BERSATU
ORARI BERKARYA
ORARI MENDUNIA
ORARI LOKAL KOTA BOGOR KEREEEEN!
Bagi masyarakat Bogor yang tertarik bergabung, ORARI Lokal Kota Bogor masih membuka informasi untuk gelombang bimbingan selanjutnya. Pantau terus di frekuensi 145.660 Mhz.
73 de ORARI!
(Kabiro Bogor: Niko Yj)
