BARABAI –Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal yang di Wakili oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Gusti Rosyadi Elmi, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Peran Guru Wali dalam Membentuk Karakter Murid Angkatan II, Kamis (5/3/2026), di Aula Lantai 2 Bapperida HST.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah tersebut bertujuan memperkuat peran guru dalam membina karakter siswa di lingkungan sekolah.
Rakor dihadiri Kepala Dinas Pendidikan HST, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Pembinaan SMP, para pengawas SMP, serta kepala sekolah dan guru jenjang SMP se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi menekankan pentingnya komunikasi dan dialog yang intens antara guru wali dan orang tua murid dalam proses pendidikan karakter anak.

Menurutnya, hubungan yang baik antara pihak sekolah dan keluarga akan memperkuat kolaborasi dalam membentuk kepribadian serta perilaku positif pada anak.
“Dialog antara guru wali dan orang tua sangat penting agar pendidikan karakter anak bisa berjalan bersama. Jika komunikasi terjalin baik, maka pembinaan seperti sholat lima waktu, mengaji, dan adab anak juga akan lebih terarah,” ujarnya.
Ia juga mendorong pihak sekolah untuk aktif melakukan pendekatan kepada wali murid, baik melalui kunjungan langsung maupun komunikasi rutin.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga dalam mendidik generasi muda.
“Saya berharap setiap sekolah, minimal kepala sekolahnya melakukan evaluasi dan mendorong guru untuk berkunjung atau berkomunikasi dengan wali murid secara berkala,” harapnya.
Selain itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan program penguatan peran guru wali dapat berjalan secara optimal di setiap satuan pendidikan.
Melalui rakor ini, pemerintah daerah berharap peran guru wali semakin maksimal dalam membimbing siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral para murid di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
( Hendra )
