BARABAI – Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia bersama Tim Satgas Pangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar, Senin (16 Februari 2026).
Kegiatan ini bertujuan mengawasi harga, keamanan, serta mutu komoditas pangan di daerah. Sidak melibatkan Satgas Pangan Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Perum Perum Bulog, serta instansi terkait lainnya.
Pemeriksaan difokuskan di Pasar Keramat atau Pasar Agrobisnis Barabai, yang menjadi salah satu pusat distribusi dan tulang punggung pasokan kebutuhan pokok masyarakat HST.

Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok bahan pangan penting serta kesesuaian harga dengan aturan dan patokan pemerintah, terutama menjelang periode yang biasanya mengalami peningkatan permintaan dari masyarakat.
Dari hasil pantauan di lapangan, kondisi pasar terpantau kondusif. Harga kebutuhan pokok secara umum stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan. Bahkan, sejumlah komoditas strategis seperti beras kelas menengah, telur ayam ras, dan bawang merah dijual di bawah harga acuan pemerintah, sehingga dinilai cukup ekonomis bagi konsumen.
Selain memantau harga, tim juga melakukan pengecekan terhadap mutu dan keamanan produk yang diperdagangkan. Petugas turut mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan praktik penyimpangan seperti penimbunan barang maupun manipulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.
Pengawasan turut mencakup kelancaran distribusi barang, guna memastikan tidak ada hambatan yang berdampak pada ketersediaan maupun harga di tingkat pasar. Kondisi infrastruktur serta kebersihan lingkungan pasar juga menjadi perhatian dalam sidak tersebut, demi menjaga kualitas pangan yang sampai ke tangan konsumen.
Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon.,S.I.K.,M.Si menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sektor pangan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kegiatan sidak ini kami laksanakan sebagai langkah nyata pengawasan harga dan ketersediaan bahan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Alhamdulillah, dari hasil pengecekan, harga bahan pokok relatif stabil dan sebagian bahkan berada di bawah harga acuan pemerintah,” ujarnya.
Pihaknya memastikan akan terus bersinergi dengan Bapanas, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna mencegah terjadinya penimbunan maupun permainan harga.
Ke depan, program sidak akan dilaksanakan secara berkala sebagai upaya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
( Hendra )
