BARABAI – Perjalanan panjang dan ekstrem kembali ditempuh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Hulu Sungai Tengah (HST), Nadea Rizky Ananda, saat mendampingi Bunda PAUD HST, Ny. Deni Era Yulyantie (Mama Deden), dalam kegiatan bertajuk “Langkah Kasih Mama Deden ke Pelosok Hulu Sungai Tengah” menuju Desa Juhu, Kecamatan Batang Alai Timur, Minggu (23/11/2025).
Pantauan News Fakta Hukum dan HAM yang turut serta dalam rombongan Ekspedisi Mama Deden, menunjukkan ketangguhan luar biasa dari sosok Ketua KNPI HST tersebut. Dengan semangat tinggi dan energi yang tak surut, Nadea bahkan beberapa kali mendahului tim media saat menyusuri jalan setapak yang dipenuhi akar pohon, bebatuan terjal, dan jalur licin khas Pegunungan Meratus.

Dalam perjalanan berat tersebut, Nadea ditemani oleh Bidan Sailina, yang setia mendampingi sepanjang trek ekstrem menuju pedalaman. Keduanya terlihat kompak dan saling menyemangati saat harus menghadapi tanjakan tajam maupun turunan berbahaya.
Saat berbincang di tengah perjalanan, Nadea mengungkapkan bahwa ekspedisi ini merupakan tantangan besar yang harus ditaklukkan demi memastikan layanan pendidikan dan kepemudaan benar-benar menjangkau wilayah paling terluar.
“Perjalanan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ini tentang memastikan pembangunan kepemudaan berjalan merata. Kami ingin anak muda di daerah terpencil tetap memperoleh kesempatan berkembang sebagaimana pemuda di perkotaan,” tegasnya.
Ekspedisi ini menjadi bukti komitmen bersama antara Pemkab HST, Bunda PAUD, dan KNPI untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif serta mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Meratus, terutama di Desa Juhu yang selama ini sulit dijangkau.
Semangat pantang menyerah Nadea bersama seluruh tim menjadi cerminan bahwa kepedulian terhadap daerah terpencil tidak hanya sekadar wacana, tetapi diwujudkan dengan langkah nyata menembus hutan tropis dan pegunungan demi masa depan generasi muda HST.
(Hendra)
