Hari Guru Nasional 2025: Mama Deden Apresiasi Pengabdian Guru Pelosok Lewat Ekspedisi Juhu

PENDIDIKAN

BARABAI – Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap 25 November kembali menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merenungkan peran guru sebagai pilar pendidikan dan peradaban. Dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, peringatan tahun 2025 ini menyerukan kembali penghormatan terhadap profesi guru, terutama mereka yang mengabdi di pelosok negeri.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Bunda PAUD HST Ny. Deni Era Yulyantie atau yang akrab disapa Mama Deden, memberikan apresiasi mendalam kepada para guru yang bertugas di daerah terluar.

Penghargaan ini disampaikannya usai menuntaskan Ekspedisi Juhu bertajuk “Langkah Kasih Mama Deden ke Pelosok Hulu Sungai Tengah”. Ekspedisi tersebut berlangsung selama lima hari, sejak 19 hingga 23 November 2025, yang merupakan kolaborasi Bunda PAUD bersama jajaran Pemerintah Kabupaten HST.

Menurut Mama Deden, pendidikan adalah kunci utama yang membuka jalan menuju masa depan cerah bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa HGN bukan sekadar seremonial, namun pengingat bahwa guru adalah ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Tema Hari Guru Nasional tahun ini adalah Guru Hebat, Indonesia Kuat. Tema ini adalah pernyataan tegas bahwa tidak mungkin ada Indonesia yang kuat tanpa guru yang hebat,” ucap Mama Deden saat kunjungan ke SD Negeri Kecil Juhu, Selasa (25/11/2025).

Dalam kunjungan itu, Mama Deden mengaku sangat tersentuh. Perjalanan panjang dan melelahkan menuju Juhu terbayar dengan sambutan hangat dari kepala sekolah, para guru, dan anak-anak di sekolah tersebut.

“Saya merasa sangat senang dan terhormat bisa hadir di SD Negeri Kecil Juhu. Perjalanannya sangat jauh dan memerlukan tenaga ekstra, namun semuanya terbayar dengan sambutan yang luar biasa,” ujarnya.

Sebagai Bunda PAUD, ia menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi masa depan. Ia berharap anak-anak di Juhu dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak baik, dan berguna bagi masyarakat.

Tak hanya itu, sebagai Bunda Literasi HST, Mama Deden berkomitmen memperkuat budaya membaca di sekolah-sekolah pelosok. Ia menilai literasi adalah pintu utama menuju pengetahuan dan kecerdasan yang lebih luas.

“Saya berharap anak-anak di sekolah ini menjadi generasi yang gemar membaca dan memiliki wawasan luas,” ujarnya.

Menutup peringatan Hari Guru Nasional 2025, Mama Deden menyampaikan ucapan terima kasih dan penghormatan untuk seluruh guru, khususnya yang mengabdi di daerah pedalaman HST.

“Selamat Hari Guru Nasional kepada seluruh guru yang telah mencerdaskan anak bangsa, terutama di Bumi Murakata. Mari jadikan Hari Guru Nasional 2025 sebagai momentum memperbaharui janji kita kepada bangsa: mendidik dengan hati, mengabdi tanpa henti,” tutupnya.

(Hendra)