BARABAI – Peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus Haflah Tilawatil Qur’an Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berlangsung khidmat dan penuh makna di Lapangan Dwi Warna Barabai, Senin (9/3/2026) malam.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Besar Islam di bulan suci Ramadan tersebut dimulai sekitar pukul 22.00 WITA, bertepatan dengan 20 Ramadan 1447 Hijriah. Ratusan jamaah tampak hadir mengikuti rangkaian acara yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.
Suasana semakin syahdu ketika para Qari dan Qariah dari berbagai daerah di Kabupaten HST membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan suara merdu. Penampilan mereka menjadi daya tarik utama dalam Haflah Tilawatil Qur’an, sekaligus menunjukkan kecintaan serta kemampuan dalam membaca dan menghafal kitab suci.
Selain lantunan ayat suci, acara juga diisi tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz H. Ahmad Sufian Al-Banjari. Dalam ceramahnya, ia mengulas makna filosofis peristiwa turunnya Al-Qur’an serta pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang peristiwa mulia turunnya Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Pelaksanaannya berada di bawah koordinasi program Bina Mental Spiritual Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten HST.
Ketua pelaksana kegiatan, Mukarram, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum memperkuat kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an.
“Peringatan Hari Besar Islam pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini kita laksanakan melalui kegiatan Nuzulul Qur’an dan Haflah Al-Qur’an bersama para Qari dan Qariah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Nuzulul Qur’an di bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, nikmat dan karunia-Nya sehingga kita bisa berhadir dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an tahun 1447 Hijriah,” ucapnya.
Ia menuturkan, peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna penting bagi umat Islam sebagai pengingat akan turunnya kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam membedakan antara yang benar dan yang salah.
Bupati berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat, serta mendorong lahirnya generasi yang semakin mencintai Al-Qur’an.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz H. Ahmad Sufian Al-Banjari, dengan harapan keberkahan Ramadan dan semangat mengamalkan Al-Qur’an dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
( Hendra )
