BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sekolah Dasar (SD) Angkatan II Tahun 2026, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang diikuti para guru Pendidikan Agama Islam dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tersebut bertujuan memperkuat kompetensi serta peran strategis guru PAI dalam membentuk karakter dan akhlak siswa sejak dini.
Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal yang diwakili Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi dalam sambutannya menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda sejak di bangku sekolah dasar.
Menurutnya, pendidikan agama merupakan fondasi utama dalam membangun pribadi siswa yang berakhlak mulia serta memiliki nilai-nilai keimanan yang kuat.

“Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kedisiplinan kepada anak-anak sejak dini. Melalui pembelajaran agama yang baik, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat,” ujarnya.
Ia juga berharap para guru PAI dapat terus meningkatkan kompetensi serta mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif agar nilai-nilai agama dapat dipahami dan diamalkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para guru dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan kemampuan, serta terus berinovasi dalam pembelajaran sehingga pendidikan agama benar-benar memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter anak,” harapnya.
Rakor tersebut juga menjadi wadah bagi para guru untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan arahan serta pemahaman mengenai strategi pembelajaran agama yang lebih efektif, sehingga pendidikan agama tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAI di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai pendidik sekaligus pembimbing spiritual bagi para siswa, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki karakter yang kuat.
( Hendra )
