Bupati HST Salurkan Bantuan Beras CPP 2025 di Pandawan, Dorong Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi

DAERAH

BARABAI – News FHH,

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) 2025 kepada masyarakat Desa Pandawan, Kecamatan Pandawan, Jumat (8/8/2025). Penyaluran dilakukan di Kantor Pembakal Pandawan, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan dan meringankan beban ekonomi warga.

Program bantuan pangan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab HST melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama Perum Bulog. Tujuannya, menekan inflasi, menjamin akses pangan bagi masyarakat kurang mampu, serta membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan penyerahan bantuan berupa beras untuk masyarakat HST yang membutuhkan,” ucap Bupati Samsul Rizal.

Bupati menjelaskan, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 10 kilogram beras per bulan selama dua bulan, yakni untuk periode Juni dan Juli 2025. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses bahan pangan pokok, khususnya beras, yang harganya sempat mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir.

Selain menjaga daya beli, program ini juga merupakan langkah konkret pemerintah untuk mengatasi kerawanan pangan serta intervensi terhadap fluktuasi harga. “Walaupun yang kita lakukan masih jauh dari sempurna, kami akan terus berupaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bumi Murakata,” tegasnya.

Bupati mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan ini secara bijak dan penuh rasa syukur, sembari mengajak warga memandangnya sebagai rezeki dari Allah SWT yang disalurkan melalui pemerintah. Ia juga berharap, bantuan beras ini dapat turut mendukung upaya penurunan angka stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samsul Rizal juga berdialog langsung dengan warga, menampung aspirasi dan keluhan, mulai dari infrastruktur jalan hingga kebutuhan fasilitas desa. “Kalau ada keluhan, sampaikan ke RT, lalu kepala desa, kecamatan, baru ke kabupaten. Pihak kami selalu berupaya memperhatikan setiap masukan masyarakat,” ujarnya.

Ia menutup kegiatan dengan mengajak seluruh pihak terkait—pemerintah pusat, Bulog, Pemkab HST, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, camat, hingga pembakal—untuk bersinergi mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan tepat waktu.

“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini bernilai ibadah dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya. ( Hendra )