TNI, Polri, BPBD hingga Relawan Bersatu Pulihkan Lokasi Kebakaran Sungai Jaranih

DAERAH

BARABAI – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran kembali ditunjukkan jajaran Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST). Bersama unsur lintas instansi, relawan dan masyarakat, personel TNI melaksanakan karya bakti membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus upaya membantu mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. Sejumlah material bangunan yang hangus, puing-puing serta barang-barang terdampak kebakaran dibersihkan secara bersama-sama dari sekitar lokasi musibah.

Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Danramil 1002-04/Labuan Amas Selatan Kapten Inf Bajuri mengatakan, karya bakti merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, terutama ketika warga sedang menghadapi musibah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu warga membersihkan sisa-sisa kebakaran sehingga lingkungan sekitar dapat kembali lebih tertata dan aman. Kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan pascakebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Diperlukan sinergi dan kebersamaan seluruh unsur agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bahu-membahu bersama anggota Polri, Satpol PP, BPBD Kabupaten HST, Damkar 654, relawan serta masyarakat sekitar.

Dengan menggunakan peralatan yang tersedia, mereka bersama-sama mengangkat puing bangunan, membersihkan sisa material yang terbakar dan menata kembali area yang terdampak.

Suasana gotong royong pun terlihat di lokasi. Aparat, relawan dan masyarakat bekerja tanpa sekat untuk membersihkan kawasan yang sebelumnya dipenuhi puing akibat kebakaran.

Tak hanya membantu secara fisik, kehadiran berbagai unsur tersebut juga menjadi dukungan moril bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan akibat musibah.

Karya bakti di Desa Sungai Jaranih diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus menjadi penguat semangat bagi warga untuk kembali menata kehidupan pascakebakaran.

Kegiatan ini juga menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan dan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam menghadapi serta menangani berbagai kondisi darurat di wilayah.

Semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa di tengah musibah, kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan.

( Hendra )