Semarak Maulid Nabi di HST, Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Hanif

DAERAH

BARABAI – Ribuan jamaah memadati Lapangan Dwi Warna Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah Dr. Habib Hanif bin Abdurahman Al Athos, Lc., M.Pd. Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana religius, penuh kebersamaan dan ukhuwah.

Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Tabligh Akbar tersebut dapat terlaksana.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar bentuk kegembiraan menyambut kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Maulid Nabi mengingatkan kita kembali akan sosok Rasulullah SAW yang menjadi suri teladan dalam seluruh aspek kehidupan. Beliau mengajarkan kita tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, keadilan dan akhlak yang mulia,” ujar Samsul Rizal.

Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun keluarga yang harmonis, masyarakat yang rukun, serta daerah yang aman, damai dan penuh keberkahan,” ajaknya.

Samsul Rizal juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten HST terus berupaya membangun daerah tidak hanya dari sisi pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui pembangunan keagamaan serta penguatan akhlak masyarakat.

“Pembangunan yang dilaksanakan harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Sebab, kemajuan daerah akan memiliki makna yang lebih besar apabila diikuti masyarakat yang berakhlak, saling menghormati, peduli terhadap sesama dan senantiasa menjaga persaudaraan,” katanya.

Ia berharap semangat tersebut dapat terus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Hulu Sungai Tengah yang religius, sejahtera dan bermartabat.

Karena itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan, memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan serta semangat gotong royong.

“Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi jadikanlah perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi dan membangun benua yang kita cintai,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Samsul Rizal juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. Habib Hanif bin Abdurahman Al Athos, Lc., M.Pd., yang telah berkenan hadir memberikan tausiyah kepada masyarakat HST.

Ia mengajak seluruh jamaah mengikuti Tabligh Akbar dengan sebaik-baiknya agar tausiyah yang disampaikan dapat memberikan pencerahan, menambah keimanan dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Semoga menjadi bekal bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Suasana semakin khidmat ketika Dr. Habib Hanif bin Abdurahman Al Athos, Lc., M.Pd., menyampaikan tausiyah di hadapan ribuan jamaah.

Dalam ceramahnya, Habib Hanif mengajak umat Islam untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga semakin mengenal, mencintai dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui pengamalan ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Maulid menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah Islam sekaligus meneladani sifat-sifat mulia yang beliau ajarkan.

Tausiyah tersebut mendapat sambutan hangat dari jamaah. Ribuan masyarakat tampak khusyuk menyimak setiap pesan yang disampaikan hingga rangkaian Tabligh Akbar berakhir.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, ukhuwah dan kebersamaan masyarakat Hulu Sungai Tengah.

Semarak Maulid Nabi di Lapangan Dwi Warna pun menjadi gambaran kuatnya kecintaan masyarakat HST terhadap Rasulullah SAW, sekaligus menjadi pengingat bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW harus terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat.

( Hendra )