Kolaborasi Diskominfo, RSUD, dan PWI HST, Petugas Humas Dibekali Strategi Konten Digital

DAERAH

BARABAI – Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus mendorong peningkatan kompetensi petugas kehumasan agar mampu menghasilkan informasi yang akurat, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) jurnalistik dan pembuatan konten kreatif yang diikuti 55 petugas humas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab HST, Rabu (28/10/2026).

Mengusung tema “Strategi Konten Media Sosial Kreatif dan Adaptasi Era AI”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk memperkuat kemampuan menulis berita, mengemas informasi publik, serta mengembangkan konten digital yang kreatif di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.

Ketua pelaksana, M. Hidayatullah, mengatakan perkembangan teknologi dan kehadiran AI menuntut jurnalis maupun petugas humas untuk terus belajar dan beradaptasi agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.

“Mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman. Kami berharap teknologi ini (AI) bisa dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan kehumasan tanpa menghilangkan kreativitas dalam membuat konten,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta ketelitian dalam mengolah informasi. Dengan begitu, teknologi AI dapat menjadi sarana pendukung untuk meningkatkan kualitas pekerjaan kehumasan, bukan menggantikan peran manusia dalam menjaga akurasi informasi.

Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Syahruli, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), RSUD H. Damanhuri Barabai, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) HST tersebut.

Ia menegaskan, petugas humas memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai program pemerintah, pelayanan publik, dan pembangunan daerah kepada masyarakat.

Karena itu, tugas kehumasan tidak cukup hanya mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga mencakup kemampuan mengolah data dan fakta menjadi informasi yang bernilai, menarik, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Petugas kehumasan tidak hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan, tetapi memiliki tanggung jawab besar untuk mengolah data menjadi informasi yang menarik, benar, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa memastikan kebenaran informasi sebelum dipublikasikan. Koordinasi antarperangkat daerah dinilai penting untuk memastikan pesan yang disampaikan selaras, jelas, dan dapat dipercaya masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, akurasi dan kredibilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Informasi yang disajikan secara tepat dan menarik diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris PWI Kalimantan Selatan, Toto Fachrudin, turut hadir sebagai salah satu narasumber. Ia menyampaikan materi jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita hingga strategi membuat konten yang menarik dan relevan di era digital serta perkembangan AI.

Tidak hanya menerima materi secara teori, peserta juga mengikuti praktik penyuntingan konten secara langsung. Mereka diberi kesempatan mengembangkan bahan dan komponen desain yang telah disediakan menjadi karya sesuai kreativitas masing-masing.

“Bahan dan komponen desain sudah disediakan untuk kemudian bisa dikembangkan sesuai kreativitas masing-masing,” jelasnya.

Bimtek tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu (28/10) hingga Kamis (29/10/2026). Melalui kegiatan ini, para petugas humas diharapkan semakin terampil dalam menulis berita, mengolah informasi, dan memproduksi konten media sosial yang informatif, kreatif, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Peningkatan kemampuan tersebut diharapkan turut memperkuat kualitas komunikasi publik Pemkab HST, sehingga berbagai program, pelayanan, dan capaian pembangunan daerah dapat tersampaikan secara lebih efektif, transparan, dan terpercaya.

(Hendra)