Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalancana Pengabdian, 10 Personel Polres HST Terima Penghargaan Negara

DAERAH

BARABAI – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada anggota Polri di seluruh Indonesia yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, serta etika profesi tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), penganugerahan tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara resmi yang digelar di halaman Mapolres Hulu Sungai Tengah, Jumat (30/1/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, dipimpin langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si.

Sebanyak 10 personel Polres HST menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian, dengan rincian enam personel menerima Satyalancana Pengabdian 24 Tahun dan empat personel menerima Satyalancana Pengabdian 8 Tahun. Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota Polri yang selama masa dinasnya tidak pernah tercatat melakukan pelanggaran dan secara konsisten menunjukkan loyalitas serta profesionalisme tinggi.

Dua di antaranya yang mendapat perhatian khusus adalah Aiptu Ahmad Junaidi, personel Pamapta 1 SPKT Polres HST yang menerima Satyalancana Pengabdian 24 Tahun, serta Bripka Muhammad Faisal Riswanto dari Banit 1 Unit Reskrim Polsek Batang Alai Selatan yang memperoleh Satyalancana Pengabdian 8 Tahun.

Dalam amanat Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., yang dibacakan Kapolres HST, disampaikan bahwa Satyalancana Pengabdian merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, integritas, dan konsistensi anggota Polri dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

“Upacara ini memiliki makna yang dalam dan strategis. Tanda kehormatan pengabdian bukan sekadar simbol masa kerja, melainkan pengakuan negara atas kualitas pengabdian dan keteladanan anggota Polri,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, pengabdian sejati dalam profesi kepolisian tidak hanya diukur dari lamanya masa dinas, tetapi juga dari kualitas sikap pribadi, keteguhan moral, disiplin, serta kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks, institusi Polri dituntut tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga kokoh dalam nilai dan karakter. Momentum penganugerahan ini diharapkan menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel Polri untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Tidak ada pengabdian yang sederhana, tidak ada ketulusan yang sia-sia, dan tidak ada kerja profesional yang luput dari catatan sejarah,” demikian salah satu pesan penting dalam amanat tersebut.

Pada kesempatan itu, Kapolres HST juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel penerima tanda kehormatan. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi tambahan untuk terus mengabdi dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika profesi, serta memelihara martabat institusi Polri di mata masyarakat.

Upacara penganugerahan Satyalancana Pengabdian ini menjadi bukti komitmen Polres Hulu Sungai Tengah dalam menumbuhkan budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat, demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Murakata.

( Hendra )