BARABAI – Sebanyak 45 putra-putri terbaik Hulu Sungai Tengah (HST) resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten HST Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo HST, Minggu (16/8/2026) malam.
Puluhan anggota Paskibraka tersebut dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda HST untuk mengemban tugas kenegaraan sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, patriotisme dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas dalam prosesi upacara. Lebih dari itu, pengalaman tersebut merupakan kesempatan bagi para anggota untuk membangun karakter dan menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
“Kepercayaan yang disematkan di pundak kalian adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban dengan segenap jiwa dan raga,” ujarnya.

Sebanyak 45 anggota Paskibraka HST telah melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi, pembentukan, pendidikan hingga pelatihan. Seluruh proses tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat kebangsaan serta mampu menjaga nilai persatuan.
Samsul Rizal berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pembinaan Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian upacara 17 Agustus berakhir.
Menurutnya, kedisiplinan harus diterapkan di lingkungan sekolah, rasa tanggung jawab diwujudkan dalam keluarga, sedangkan semangat persatuan harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Setelah upacara selesai nanti, tugas seremonial kalian sebagai Paskibraka memang berakhir. Tetapi nilai-nilai kepaskibrakaan, Pancasila dan wawasan kebangsaan harus terus kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan seorang Paskibraka tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas saat upacara. Lebih penting, keberhasilan tersebut terlihat dari perubahan karakter serta kontribusi positif yang diberikan setelah menyelesaikan masa tugas.
“Keberhasilan terbesar seorang Paskibraka bukanlah saat ia berhasil mengibarkan bendera dengan baik. Keberhasilan terbesarnya adalah ketika setelah purnatugas, ia tumbuh menjadi anak muda yang lebih berkarakter, memilih jalan yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati HST juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pelatih, pembina, panitia serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pembentukan Paskibraka HST Tahun 2026.
Ia berharap seluruh anggota Paskibraka mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Selamat kepada putra-putri yang telah dikukuhkan. Selamat bertugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan upacara penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.
( Hendra )
