BANGKA TENGAH NEWS FAKTA HUKUM DAN HAM CO ID – Pertemuan Kerasulan awam (kerawam) umat katolik sekeuskupan Regio Sumatra diselenggarakan di hotel Soll Marina kabupaten Bangka Tengah provinsi kepulauan Bangka Belitung yang mana keuskupan pangkalpinang sebagai tuan rumah pertemuan Kerasulan awam (kerawam) Regio sumatra. Pertemuan tahunan ini merupakan wadah koordinasi dan sinergi bagi komisi kerasulan awam (kerawam) dari berbagai keuskupan di wilayah Sumatra antara lain: keuskupan agung Medan, keuskupan agung Palembang, keuskupan agung padang, keuskupan agung Sibolga, keuskupan tanjung karang dan tuan rumah keuskupan Pangkalpinang.

Pertemuan Kerasulan awam Regio Sumatra tahun 2025 yang lalu diadakan pada tanggal 28 – 31 oktober tahun 2025 di bandar Lampung.
Untuk pertemuan kerasulan awam (kerawam) umat katolik Regio Sumatra tahun 2026 ini diselenggarakan acaranya di hotel soll Marina jalan koba kecamatan pangkalan baru kabupaten Bangka Tengah provinsi Bangka Belitung pada hari Selasa, 20 oktober 2026, selama 3 hari sampai tanggal 23 oktober 2026.

Acara pembukaan pertemuan Kerasulan awam (kerawam) Regio Sumatra tahun 2026 diawali dengan Ekaristi yang dipimpin oleh uskup Pangkalpinang mgr Adrianus Sunarko sebagai selebran utama didampingi uskup agung Palembang mgr Yohanes Harun Yuwono beserta conselebran imam-imam keuskupan Regio Sumatra .
Pertemuan tahunan kerasulan awam (kerawam) Regio Sumatra tahun 2026 ini dihadiri sekitar 50 peserta serta tamu undangan di antaranya ibu Artha Theresia, pak Bahar Buasan, ibu miehoa, pak Rendra, pak salju, pak Heri, serta suster dan umat awam katolik.

Di dalam pesan singkat homili nya,uskup keuskupan pangkalpinang yang juga sebagai sekjend konferensi waligereja Indonesia(KWI) menyampaikan bahwa “di dalam dinamika global dunia yang penuh konflik, kerasulan awam katolik (kerawam) diharapkan menjadi duta perdamaian seperti pesan paus Leo ke XIV dalam esenklikNya tentang perdamaian didalam tatanan dunia yang penuh tantangan dan konflik yang berkepanjangan” pesan uskup Adrianus Sunarko OFM.
Di dalam sambutan Nya uskup agung Palembang yang juga ketua komisi kerawam konferensi wali gereja Indonesia (KWI) Mgr Yohanes Harun Yuwono menyampaikan “kaderisasi bukan saja terkait dengan dunia politik maupun sosial kemasyarakatan, melainkan di semua sektor kehidupan untuk memberitakan kebenaran dan keadilan, jadilah terang dan garam bagi bangsa dan negara” ungkapnya.

Menurut sekretaris eksekutif konferensi wali gereja Indonesia (KWI) RD Yohanes Kurnianto Jeharut (biasa disapa Romo Hans Jeharut) yang merupakan imam diosesan keuskupan pangkalpinang menyampaikan bahwa “pertemuan komisi kerawam katolik Regio Sumatra tahun 2026 untuk kaderisasi dan pembinaan generasi penerus bangsa serta mendorong umat awam untuk menyuarakan nilai nilai kebaikan, keadilan dan suara kenabian, berintegritas, jujur dan tangguh untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara” ungkapnya.
Setelah penyampaian laporan pertemuan kerasulan awam (kerawam) katolik Regio Sumatra oleh ketua panitia pelaksana Johan, acara dilanjutkan dengan berkat penutup oleh uskup Pangkalpinang, kemudian sesi seminar atau diskusi dengan dua narasumber yaitu RD Hans Jeharut serta Nicky Fahrizal dengan kehadiran peserta 50 orang yang mengikuti pertemuan Kerasulan awam katolik Regio Sumatra Tahun 2026 yang berlangsung mulai tanggal 20 oktober sampai dengan 23 oktober 2026.
Wawancara singkat tim media News Fakta Hukum dan HAM dengan ketua kerasulan awam keuskupan pangkalpinang RP Yohanes Agus Rianto MSF mengatakan “kegiatan tahunan kerasulan awam katolik (kerawam) bertujuan untuk kaderisasi umat awam katolik yang berkualitas dan berintegritas agar dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara serta gereja” tutupnya.
(Paulus)
