PERAYAAN IMLEK BERSAMA PSMTI PROVINSI BANGKA BELITUNG DI ASTON EMIDARY BANGKA HOTEL & CONFERENCE CENTER PANGKALPINANG

DAERAH

PANGKALPINANG NEWS FAKTA HUKUM & HAM CO ID– Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merayakan Hari Raya Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dalam kalender lunar Tionghoa pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 18.00 WIB sampai dengan selesai bertempat di hotel Aston Emidary & Conference center beralamat di Jl. Depati Hamzah Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tahun Baru Hari Raya Imlek 2577 Kongzili dalam kalender lunar Tionghoa pada hari Selasa, 17 Februari 2026 merupakan Tahun Kuda Api, ini menjadi simbol dari energi yang besar, keberanian dan semangat untuk terus melangkah dengan tema Imlek Nasional Tahun 2026 yaitu “Harmoni Imlek Nusantara”.

Susunan perayaan Imlek bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Bangka Belitung dimulai dengan pembawa acara Merry Tjong, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, dilanjutkan dengan Mars PSMTI, lalu doa pembukaan oleh saudara Js Akhiong.

Atraksi Barongsai Three Lion asuhan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Bangka Belitung diketuai oleh Dr. Mehoa, S.H., M.H., dengan meraih Medali Perak dalam kejuaraan barongsai di Bali, lalu penampilan tarian anak-anak SD Bahagia Pangkalpinang.

Selanjutnya sambutan dari ketua panitia Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Bapak Arianto “yang kami hormati Gubernur Bangka Belitung yang diwakili oleh Dr. Drs. Agus Suryadi, M.SI., (Staff Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik), Pimpinan Forkopimda atau yang mewakili, anggota DPRD Bangka Belitung Ibu Mehoa, Ketua Komisi XII Bapak Bambang Patijaya S.E., M.M., Dewan Penasehat, Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Dewan Pengurus, Dewan Pakar, Badan Pemeriksa Keuangan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesian (PSMTI), ketua Bapak Hermanto Phoeng, para tokoh masyarakat, tokoh agama ,dan para undangan yang berbahagia. Sebelum memulai sambutannya Arianto memulai dengan pantun ‘burung nuri terbang ke awan, Imlek tiba hati riang, bersama PSMTI eratkan persaudaraan, keberagaman terjaga Indonesia cemerlang’. Tema Imlek tahun ini adalah ‘Cinta kasih Imlek merajut kebersamaan mencapai kesuksesan bersama’, dengan tujuan merekatkan hubungan antar keluarga besar PSMTI, khususnya di Provinsi Bangka Belitung, yang mana sengaja kita rayakan pada hari ini bertepatan dengan hari kasih sayang atau hari Valentine untuk menghormati saudara muslim kita yang akan melaksanakan ibadah puasa bertepatan di hari kedua Imlek”. Kegiatan ini dihadiri oleh 350 orang. Sangat luar biasa karena target awal hanya 200 orang. Untuk itu kami mohon maaf apabila ada yang merasa kurang nyaman. Adapun sumber pendanaan berasal dari swadaya anggota PSMTI serta para donatur, para sponsor pihak luar.

“Pembentukan panitia Imlek bersama ini relatif waktu yang singkat. Kami setelah mengadakan pertemuan awal membentuk panitia sebagai Team Work, melakukan rapat rapat dengan tujuan “mengkoordinasikan persiapan kegiatan acara Imlek bersama ini. Acara ini dapat terlaksana berkat dukungan serta usaha dari berbagai pihak”. Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih pada semua manajemen hotel, MC, Band, pengisi acara dan khususnya seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja dengan sangat luar biasa demi mensukseskan kegiatan Imlek bersama PSMTI tahun ini “Kami sudah menyiapkan acara semaksimal mungkin, namun kami menyadari sebagai manusia biasa akan ada kekurangan kekurangan yang terjadi, oleh karena itu kami selaku panitia memohon maaf yang sebesar besarnya apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara ini”. Dalam semangat tahun kuda api ini melambangkan semangat keberanian dan tekat untuk melangkah bersama ke depan. Semoga energi tahun kuda ini menyalakan harapan baru, menguatkan kerja keras, dan mendatangkan kesehatan dan kemakmuran bagi kita semua. Mari kita sambut tahun kuda api ini dengan optimisme dan mendatangkan kesehatan dan kemakmuran bagi kita semua. Mari kita sambut tahun kuda api ini dengan optimisme dan kebersamaan menuju masa depan yang lebih baik. Izinkan kami menutup laporan kegiatan ini dengan pantun “jeruk manis dibagi rata,teh hangat sebagai teman cerita, gong xi FA CAI untuk kita semua, semoga rezeki lancar sepanjang masa. Kota mentok kota yang indah, tempat orang mencari durian, demikian laporan ini saya sampaikan, semoga malam ini semua bahagia” tutup Bapak Arianto dalam sambutannya.

Kemudian sambutan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Bapak Hermanto Phoeng “yang terhormat Bapak Dr. Drs. Agus Suryadi, M.S., mewakili Gubernur Bangka Belitung, Bapak Bambang Patijaya, S.E., M.M., yang saya hormati Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung, Forkopimda Kota Pangkalpinang, Dewan Penasehat PSMTI Bapak Dato’Ramli Sutanegara, Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Dewan Pakar PSMTI, para donatur serta teman-teman yang telah mensupport acara ini, tokoh agama yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, Romo, Bapak Pendeta, Ketua Makin, Matakin dan tokoh masyarakat, terima kasih atas kedatangannya dan supportnya, saya juga ucapkan terima kasih kepada istri , anak, mertua, teman-teman semua yang bisa hadir.” Hari ini saya mengucapkan “Xin Nian Kuai Le,Wan Shi Ru Yi, selamat tahun baru Imlek, semoga tahun baru Imlek ini membawa kebahagiaan bagi kita semua, kesejahteraan dan rezeki berlimpah ruah.” Semoga tahun ini lebih baik dari tahun tahun sebelumnya. Tema “cinta kasih Imlek merajut kebersamaan mencapai kesuksesan bersama”, semoga di hari Valentine ini cinta kasih tumbuh di setiap keluarga membawa kebahagiaan bagi kita semua, sehingga dimudahkan dalam mencari rezeki”. PSMTI berdiri 28 September 1998, Pendirinya Brigjend TNI (Purn) Tedy Yusuf. Di akhir sambutannya Bapak Hermanto Phoeng tutup dengan pantun “pergi ke pasar membeli kemeja, warna merah sangatlah menawan, semangat baru dalam bekerja, semoga rezeki mengalir laksana air lautan. Menulis surat diatas kertas, tintanya hitam sangatlah pekat, semoga semua rintangan segera tuntas, hidup sukses penuh berkat.” Mewakili segenap panitia juga saya mengucapkan terima kasih, jika kekurangan dalam penyambutan dalam acara ini, kami mohon maaf sebesar-besarnya karena sebagai manusia tidaklah sempurna, semoga hiburan acara ini dapat berlanjut di tahun yang akan datang” ungkap Hermanto Phoeng ketua PSMTI Bangka Belitung.

Di dalam kata sambutannya, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh bapak Dr. Drs. Agus Suryadi, M.SI., membacakan amanat pesan Imlek Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung “yang kami hormati bapak/ibu yang berbahagia tokoh agama, tokoh masyarakat, forkopimda provinsi Bangka Belitung, ketua komisi XII DPR RI Bapak Bambang Patijaya, anggota DPRD Bangka Belitung Ibu Mehoa, ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Bapak Hermanto Phoeng. Bapak/Ibu yang berbahagia pertama Tama kita mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Allah yang Maha Kuasa atas berkat dan karunia-Nya kita bersama-sama bisa hadir menghadiri perayaan Imlek bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pertama-tama kita bersyukur atas limpahan karunia “Thien” yang pada hari ini kita bisa hadir sehat walafiat tidak kurang satu apapun dalam perayaan Imlek tahun ini, dengan tema “cinta kasih Imlek merajut kebersamaan mencapai kesuksesan bersama”. Kami atas nama Provinsi Bangka Belitung dan pribadi mengucapkan “Gong xi FA CAI ,Xi Nien Kuai Le“, semoga tahun ini membawa kebahagian, kesehatan, kedamaian, kemakmuran bagi kita semua. Perayaan Imlek bukan hanya sekedar pergantian tahun dalam penanggalan Tionghoa, tapi merupakan momentum untuk merefleksikan diri mempererat dan memperkuat kebersamaan dan memberikan harapan yang baru. Keberagaman adalah anugrah bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak dahulu masyarakat Tionghoa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah dan perkembangan daerah. Kontribusi dibidang perdagangan, politik, sosial dan budaya memberikan warna dan kekuatan bagi pembangunan provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kami mengapresiasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa yang terus aktif dalam kegiatan sosial budaya dan masyarakat. Semangat gotong-royong dan kepedulian sosial ditunjukan merupakan wujud nyata kecintaan terhadap daerah dan bangsa. Mari kita jadikan perayaan Imlek ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, menumbuhkan toleransi serta meningkatkan sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, bersama sama kita bangun provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ingin maju tanpa memandang perbedaan suku, ras, agama, dan antar golongan. Semoga tahun baru Imlek ini yang tahun ini jatuh pada tahun kuda api 2577 kongzili akan menjadi awal yang baik untuk langkah langkah besar ke depan. Kebahagian senantiasa menyertai kita semua. Demikian yang dapat kami sampaikan semoga “Thien” yang Maha Esa senantiasa memberi bimbingan dan petunjuknya dalam setiap upaya pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Terima kasih sebelum kami akan tutup dengan pantun “empek-empek dari ikan tenggiri, semangat Imlek semoga hokki” demikian amanat pesan dari Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dibacakan oleh pak Dr. Drs. Agus Suryadi, M.SI.

Selanjutnya foto bersama seluruh tamu undangan dan ada beberapa penampilan dari line dance Putri Galuh dan perform OMK (Orang Muda Katolik) dengan tari kipas, sesudah itu pengundian door prize dan di akhiri dengan foto bersama panitia penyelenggara perayaan Imlek bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Bangka Belitung.

(Paulus)