Barabai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) bersama TP PKK Kabupaten HST menggelar Lomba Inovasi Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten di Objek Wisata Manggasang, Kecamatan Hantakan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konsumsi ikan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi olahan ikan yang bernilai gizi dan ekonomi.
Mengusung tema “Inovasi Olahan Ikan untuk Ketahanan Pangan Menuju Generasi Emas”, lomba diikuti perwakilan kader TP PKK dari 11 kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Para peserta berkompetisi dalam tiga kategori, yakni menu keluarga, menu balita, dan menu kudapan berbahan dasar ikan.
Kepala DKPP HST, Muhammad Afni Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya ikan sebagai sumber protein berkualitas.
“Melalui lomba ini kami berharap masyarakat semakin memahami manfaat gizi ikan bagi pertumbuhan dan kecerdasan, sekaligus terdorong mengembangkan olahan ikan yang memiliki nilai tambah,” ujarnya.
Selain mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha kuliner berbasis potensi perikanan lokal. Berbagai inovasi menu yang dihasilkan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga konsumsi ikan di lingkungan keluarga terus meningkat.

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menegaskan bahwa membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Inovasi menu yang ditampilkan hari ini diharapkan dapat diterapkan di rumah tangga dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk mengembangkan produk berbahan dasar ikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten HST, Ny. Deni Era Samsul Rizal, menyebut lomba tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus kreativitas dalam mengolah pangan lokal yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
“Kami berharap inovasi yang lahir dari lomba ini terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyajikan menu ikan yang menarik, lezat, dan bergizi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap konsumsi ikan masyarakat terus meningkat, kualitas gizi keluarga semakin baik, serta inovasi olahan ikan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
( Hendra )
