Barabai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi meluncurkan program Inovasi Instansi Ramah Pangan (INRAPA) sebagai bagian dari Gerakan Masyarakat Peduli Inflasi Daerah (GEMPIDA), sekaligus memperluas jaminan kesehatan bagi pekerja. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan layanan publik yang inklusif, berkeadilan, serta ketahanan pangan masyarakat.
Apel gabungan pada Senin (1/12) pukul 08.00 WITA di halaman Kantor Bupati HST tersebut diisi dengan penandatanganan nota kesepakatan antara BPJS Kesehatan dan Pemkab HST mengenai penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi pekerja buruh dan penerima upah. Selain itu, dilakukan pula penyerahan serta penanaman bibit cabe secara simbolis kepada perwakilan SKPD sebagai wujud aksi nyata program INRAPA.

Bupati HST, Samsul Rizal, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas pengabdian tanpa henti dalam melayani masyarakat.
“Momentum ini adalah ungkapan terima kasih atas seluruh darma bakti, dedikasi, dan loyalitas ASN dalam melayani masyarakat, bangsa, dan negara dengan integritas dan profesionalisme,” ujar Bupati.
Ia juga mengajak seluruh anggota KORPRI di HST untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, solidaritas, dan netralitas. Menurutnya, ASN harus adaptif terhadap perkembangan teknologi serta bekerja secara cepat, efisien, dan inovatif dalam memberikan pelayanan publik.
Bupati menegaskan bahwa kerja sama dengan BPJS merupakan langkah nyata dalam memperluas perlindungan bagi para pekerja di daerah.
“Hal ini merupakan langkah konkret kita dalam menghadirkan layanan publik yang menyeluruh dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, turut diluncurkan inovasi daerah GEMPIDA Hulu Sungai Tengah sebagai upaya pengendalian inflasi melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan peningkatan ketersediaan pangan. Seluruh instansi, lembaga pendidikan, desa, sekolah, dan masyarakat diajak untuk mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah.
Mengakhiri kegiatan, dilakukan aksi tanam bibit cabe sebagai simbol gotong royong Pemerintah Daerah dan KORPRI dalam menguatkan sektor pangan. Bupati berharap KORPRI terus menjadi kekuatan yang mempersatukan dan memberi kesejukan, serta selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
(Hendra)
