Bupati HST Dorong Guru Bentuk Generasi Cerdas dan Berakhlak

PENDIDIKAN

BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui peran strategis para guru.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten HST yang digelar di GOR Murakata, Rabu (01/04/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan tenaga pendidik yang tergabung dalam organisasi profesi guru tersebut. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi peran pendidikan dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal mengapresiasi dedikasi dan loyalitas para guru dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk dalam mengawal penerapan Kurikulum Adab dan Sopan Santun di lingkungan sekolah.

“Momentum ini bukan hanya ajang saling memaafkan, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat komitmen memajukan dunia pendidikan di daerah kita,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa guru memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan tata krama yang baik.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya, di mana peran guru menjadi penentu,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai moral sebagai fondasi utama dalam pendidikan.

“Kami terus mendorong peran guru dalam pembentukan karakter melalui penerapan Kurikulum Adab dan Sopan Santun agar lahir generasi yang cerdas dan tahu tata krama,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten HST, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Pemerintah tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan hak-hak guru. Kami berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas serta kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Mari jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk mewujudkan pendidikan yang lebih maju dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan suasana penuh keakraban serta pesan persatuan agar keluarga besar PGRI tetap solid dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

( Hendra )