Beras Siam Bupati HST Bersubsidi, Solusi Pemkab Jaga Daya Beli Masyarakat

BISNIS & EKONOMI

BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengambil langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga beras lokal jenis Siam Madu. Intervensi tersebut dilakukan terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan momentum Bulan Maulid.

Melalui Dinas Perdagangan (Disdag) HST bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Hulu Sungai Tengah, Pemkab HST akan menggelar Operasi Pasar Murah Beras Siam di Pasar Keramat Barabai.

Program tersebut dikemas dengan nama “Beras Siam Bupati HST Bersubsidi”, sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh beras lokal berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain menjaga keterjangkauan pangan, program ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi di Kabupaten HST.

Sebagai langkah awal, Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua pihak telah ditandatangani di Kantor Perum Bulog HST. Penandatanganan dilakukan Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko, ST, M.Si., bersama Pemimpin Cabang Perum Bulog HST Muhammad Riza Wahyudi Al-Akram.

Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko mengatakan, program subsidi tersebut akan melibatkan sebanyak 15 pedagang beras di Pasar Keramat Barabai yang nantinya menjadi saluran distribusi beras bersubsidi kepada masyarakat.

Beras yang disalurkan merupakan beras lokal jenis Siam Madu. Penjualan dilakukan secara eceran dengan batas maksimal 5 liter per orang, sehingga diharapkan program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.

“Beras Siam Bupati HST Bersubsidi” dijadwalkan mulai tersedia di Pasar Keramat Barabai pada 17 Agustus 2026.

Adapun total kuantum beras yang disiapkan mencapai 26.650 kilogram atau sekitar 35.533 liter. Pemerintah Kabupaten HST memberikan subsidi sebesar Rp7.500 per kilogram, dengan target harga yang diterima masyarakat sebagai pengguna akhir sebesar Rp10.000 per liter.

Kebijakan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan pangan menjelang momentum Maulid.

Program subsidi ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau, warga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras tanpa harus terbebani kenaikan harga di pasaran.

Pemerintah juga menilai intervensi harga pangan menjadi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kerja sama Pemkab HST melalui Dinas Perdagangan dengan Perum Bulog ini menunjukkan sinergi antarlembaga dalam menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan harga pangan yang dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, Pemimpin Cabang Perum Bulog HST Muhammad Riza Wahyudi Al-Akram turut mendukung pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Dengan adanya program Beras Siam Bupati HST Bersubsidi, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh beras Siam Madu dengan harga yang lebih ringan, khususnya menjelang perayaan Maulid.

Pemkab HST menargetkan pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran beras bersubsidi ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, tetapi juga turut menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

( Hendra )