Rifqinizamy Apresiasi Kepemimpinan Bupati HST, Siap Dorong Program Ketahanan Pangan dan Energi

DAERAH

BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal bersama Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat di Pendopo Bupati HST, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, aparatur pemerintah, serta tokoh lokal, sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus menyampaikan arah pembangunan daerah ke depan.

Dalam sambutannya, Samsul Rizal mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, momen Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah kita dapat berkumpul, bersilaturahmi dalam suasana penuh berkah bersama Bang Rifqinizamy Karsayuda,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa kehadiran Ketua Komisi II DPR RI tidak hanya sebagai pejabat pusat, tetapi juga sebagai mitra strategis daerah yang membawa semangat baru dalam pembangunan. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, peran Komisi II DPR RI sangat strategis, terutama dalam bidang pemerintahan daerah, pertanahan, dan pelayanan publik. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan di HST.

Sementara itu, Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten HST. Ia juga memuji kepemimpinan Bupati Samsul Rizal yang dinilai berhasil membawa kemajuan bagi daerah.

“Saya berterima kasih kepada Pak Bupati, setiap kali saya pulang selalu disambut dengan baik, meski di tengah kesibukan beliau,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rifqinizamy juga mengumumkan dua program besar yang akan dilaksanakan di HST. Pertama, Local Sustainability Development Project (LSDP) yang berfokus pada pengelolaan sampah terpadu. Kedua, program WE-FREE (Water, Energy, and Food Security for Regional Integrated Development) yang direncanakan berjalan pada tahun 2027 dengan nilai anggaran mencapai Rp200 miliar.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, air, dan energi di daerah, sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat HST untuk mendukung dan memanfaatkan program tersebut dengan tetap menjaga semangat kerja keras yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.

“Kepercayaan masyarakat itu terlihat dari kemajuan yang ada hari ini. Mari kita terus jaga dan tingkatkan demi masa depan HST yang lebih baik,” pungkasnya.

( Hendra )