Prestasi Disorot, KONI HST Susun Strategi Empat Tahun ke Depan

DAERAH

BARABAI – Momentum Halal Bihal pasca Idul Fitri dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi dan penyusunan langkah strategis pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati HST, Rabu (1/4/2026), dihadiri langsung oleh Bupati HST Samsul Rizal, Wakil Bupati, Sekda, Ketua KONI HST beserta jajaran, unsur Forkopimda atau yang mewakili, serta para atlet dan pelatih peraih medali.

Ketua KONI HST, Yajid Fahmi AS, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tugas membantu pemerintah daerah dalam membangun sistem olahraga sesuai amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan Nasional.

Ia mengakui, capaian prestasi pada ajang Porprov di Tanah Laut masih tergolong memprihatinkan. Meski demikian, semangat insan olahraga tetap tinggi untuk melakukan pembenahan.

“Masih ada kesenjangan dalam kepengurusan yang berdampak pada kesiapan atlet yang belum maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan olahraga prestasi tidak hanya bertumpu pada kemampuan fisik dan intelektual semata. Aspek lain seperti gizi, pemahaman peraturan pertandingan, hingga kondisi psikologis atlet juga harus mendapat perhatian serius.

HST sendiri disebut memiliki potensi besar, terbukti dengan banyaknya atlet yang mampu menembus babak semifinal hingga final. Namun, sering kali gagal pada tahap penentuan akibat persiapan yang kurang matang.

“Karena itu, perencanaan ke depan selama empat tahun menjadi sangat penting untuk meningkatkan capaian prestasi,” tambahnya.

Selain itu, KONI HST juga akan menyusun langkah strategis menghadapi pemilihan Ketua KONI Provinsi Kalimantan Selatan yang akan digelar seiring berakhirnya masa bakti pengurus pada Juni mendatang. Sinergi antara tingkat kabupaten dan provinsi menjadi perhatian utama.

Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal mengapresiasi kerja keras para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah. Ia menegaskan bahwa setiap prestasi harus menjadi bahan pembelajaran untuk ke depan.

“Keberhasilan tidak datang secara instan, tetapi melalui disiplin dan kerja sama yang kuat,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti fenomena atlet asal HST yang justru memperkuat daerah lain. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk pengkhianatan yang harus dicegah bersama.

“Ini bentuk pengkhianatan yang harus menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegahnya,” tegasnya.

Dengan evaluasi menyeluruh dan komitmen bersama, diharapkan prestasi olahraga HST ke depan dapat meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

( Hendra )