Kab.Sukabumi, News FHH,
Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani. Hal tersebut ditegaskan sekaitan dengan momentum peringatan Hari Tani Nasional 2025
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menuturkan bahwa berbagai program prioritas telah dijalankan untuk memastikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Menurutnya, penyediaan sarana produksi pertanian seperti pupuk bersubsidi, pestisida, benih unggul, hingga alat mesin pertanian (alsintan) prapanen maupun pascapanen menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.
“Di sisi lain, pemerintah juga gencar membangun infrastruktur pendukung, mulai dari irigasi tersier, jalan usaha tani, embung, hingga gudang penyimpanan,” ujar Sri Hastuty.
Selain itu, kata Sri Hastuty, mitigasi risiko akibat perubahan iklim dan bencana pertanian juga menjadi fokus utama, melalui program pengendalian hama, penerapan teknologi tepat guna, serta pemulihan lahan terdampak
Tantangan lain yang dihadapi dunia pertanian adalah regenerasi petani, terkait hal itu Dinas Pertanian menggulirkan berbagai langkah strategis, termasuk melalui program Youth Empowering Support Service (YESS) yang telah dirintis sejak 2019.
Diketahui, Program ini bertujuan mencetak tenaga kerja kompeten dan wirausahawan muda pertanian berusia 19-39 tahun.
“Program YESS cukup berhasil, tercatat lebih dari 19 ribu petani milenial telah terfasilitasi dengan berbagai intervensi, mulai dari pelatihan, magang, literasi keuangan, smart farming, hingga hibah kompetitif,” terang Sri Hastuty.
Tak hanya itu, kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga tengah menjajaki pembentukan Brigade Pangan (BP) yang melibatkan 15 petani milenial untuk mengelola lahan sawah seluas 150–200 hektare.
