Peresmian Huntap Penyintas Longsor Sukarame, Kadis Perkim Turut Hadir Dampingi Pemulihan Warga

DAERAH

SUKABUMI — Hunian Tetap (Huntap) bagi penyintas bencana tanah longsor di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, resmi diresmikan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang terjadi pada akhir tahun 2024 lalu. Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi puluhan keluarga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal dan kini dapat memulai kehidupan baru dengan lebih aman dan layak.


Pembangunan Huntap tersebut dimulai pada 27 November 2025, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar. Setelah melalui proses pembangunan, kawasan hunian ini akhirnya siap ditempati dan diresmikan secara resmi.


Acara peresmian dihadiri oleh Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, perwakilan BNPB, unsur Forkopimda, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran Kepala Dinas Perkim Sendi Apriadi turut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kualitas dan kelayakan hunian bagi masyarakat terdampak.


Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sukabumi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Huntap, khususnya kepada Jenderal Dudung atas dukungan dan kepeduliannya terhadap para penyintas.


Sementara itu, Bupati Sukabumi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkomitmen dalam menangani dampak kebencanaan, termasuk penyediaan hunian dan fasilitas pendukung lainnya. Penanganan tersebut dilakukan secara simultan dan bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, stakeholder, donatur, hingga kalangan pengusaha.


Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Dudung Abdurachman juga menyampaikan komitmennya untuk kembali membantu pembangunan Huntap di Desa Cikadu sebanyak 10 unit. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih membutuhkan tempat tinggal layak.


Peresmian Huntap ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol pemulihan fisik, tetapi juga kebangkitan semangat masyarakat untuk kembali menata kehidupan dengan lebih baik pascabencana.

(Asep, SH)