BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang matang, terarah, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Kecamatan Haruyan, Rabu (04/02/2026), dan secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten HST, Ainur Rafiq, yang hadir mewakili Bupati HST Samsul Rizal.
Dalam sambutan Bupati HST yang dibacakannya, Ainur Rafiq menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial atau rutinitas tahunan untuk menggugurkan kewajiban. Forum ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan memiliki peran strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat desa.
“Musrenbang adalah wadah untuk membahas dan menyepakati usulan pembangunan dari desa, sekaligus mengidentifikasi berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perencanaan yang baik merupakan pondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa perencanaan yang matang dan terukur, pembangunan tidak akan berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, seluruh program dan kegiatan yang dirumuskan harus disusun secara terarah, realistis, serta selaras dengan kebutuhan dan potensi wilayah.
Pada Musrenbang tingkat kecamatan ini, terdapat tiga sasaran utama yang ingin dicapai. Pertama, menyepakati prioritas kegiatan pembangunan desa yang akan dilaksanakan di tingkat kecamatan.
Kedua, mengakomodasi usulan kegiatan strategis yang belum tercantum dalam Musrenbang desa namun dinilai mendesak dan penting bagi kepentingan masyarakat kecamatan. Ketiga, melakukan klasifikasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar usulan prioritas pembangunan dapat disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD.
Ainur Rafiq berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan forum Musrenbang ini secara maksimal melalui diskusi yang konstruktif dan berkualitas.
“Harapannya, Musrenbang ini mampu menghasilkan usulan pembangunan yang benar-benar berdaya guna, dengan sasaran akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.
(Hendra)
