Harganas ke-32 di HST: Dorong Kontrasepsi Jangka Panjang dan Tekan Stunting Demi Keluarga Tangguh

DAERAH
Views: 220
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

BARABAI – News FHH,

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 dengan semangat tinggi dalam memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa. Acara ini digelar di Pondopo Kediaman Bupati Barabai, Rabu (30/7/2025) pagi, mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju.”

Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA HST, Drs. H. Syahbidin, M.E., menyampaikan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk merevitalisasi peran keluarga dalam membentuk generasi unggul dan berkarakter.

“Kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pembangunan bangsa dimulai dari rumah. Salah satu fokus kita tahun ini adalah meningkatkan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan dan IUD, yang dinilai lebih efektif dalam mencegah kehamilan tidak terencana,” ungkapnya.

Syahbidin menambahkan bahwa penggunaan MKJP di HST masih rendah karena masyarakat lebih banyak memilih pil atau suntik. Karena itu, pihaknya terus melakukan edukasi dan pelayanan langsung untuk meningkatkan capaian tersebut.

Selain kampanye MKJP, peringatan Harganas juga dijadikan ajang untuk memperkuat program penurunan angka stunting. “Saat ini angka stunting kita sudah turun menjadi 13 persen, namun kami ingin menurunkannya lagi. Fokus kami adalah pada edukasi gizi dan peningkatan pelayanan kesehatan keluarga,” jelas Syahbidin.

Ia juga menyebut program inovatif seperti “Sekolah Lansia” yang telah dilaksanakan di Desa Banua Binjai sebagai bentuk nyata penguatan kualitas hidup keluarga, khususnya kelompok lanjut usia yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Tengah, H. Samsul Rizal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Harganas ke-32 ini. Ia menegaskan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak dalam membentuk moral, etika, dan karakter.

“Keluarga adalah pondasi utama. Dari keluarga lah lahir anak-anak yang sehat jasmani dan rohani. Maka kita harus menjadi teladan yang baik bagi mereka,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya membangun pola hidup sehat dan perilaku positif dalam keluarga sebagai dasar menciptakan generasi penerus yang berkualitas.

Peringatan Harganas ke-32 ini diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir, sebagai simbol semangat kebersamaan dan komitmen membangun keluarga kuat untuk Indonesia yang lebih maju.
( Hendra )

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0