Gara-Gara Bantuan Pangan, Warga Banua Budi Bacok Aparat Desa Hingga Luka Parah

HUKUM & KRIMINAL

BARABAI – Aksi kekerasan yang menggemparkan warga kembali terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Seorang warga menyerang aparat desa dengan menggunakan senjata tajam di Desa Banua Budi RT 2, Kecamatan Barabai, Rabu (26/11) sekitar pukul 08.30 WITA.

Ketua RT 02 Banua Budi, Abi, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat korban berinisial S tengah duduk santai di sebuah warung teh. Tanpa adanya peringatan, pelaku berinisial SF datang dari arah sawah dan langsung membacok korban. Panik, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke rumah Ketua RT yang berada tak jauh dari lokasi.

Namun, upaya penyelamatan diri itu tidak menghentikan aksi brutal pelaku. Di dalam rumah ketua RT, pembacokan kembali terjadi hingga membuat S mengalami luka serius pada bagian kepala dan lengan. Warga yang mendengar teriakan serta keributan segera berdatangan dan berhasil mengamankan pelaku. Sementara korban dilarikan ke RSUD H Muhammad Damanhuri Barabai untuk mendapatkan tindakan medis intensif.

Motif dari aksi sadis ini diduga dipicu rasa kekecewaan pelaku terkait bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang tak kunjung ia dapatkan. Korban sebelumnya dikabarkan pernah menjanjikan bantuan tersebut kepada pelaku.

“Pelaku merasa tidak adil karena tidak pernah dapat bantuan, padahal sudah dijanjikan,” ujar Abi.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon melalui Kasi Humas Ipda Rusman Taufik, S.H., membenarkan terjadinya penyerangan tersebut. Saat ini, Unit Sat Reskrim Polres HST tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus tersebut, termasuk menggali keterangan dari para saksi.

Kejadian ini mendapat perhatian serius pihak kepolisian dan pemerintah desa. Mereka berharap persoalan bantuan sosial ke depannya dapat ditangani secara transparan dan tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan kecemburuan ataupun konflik di tengah masyarakat.

(Hendra)