BARABAI – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pengembangan potensi ekonomi masyarakat terus diwujudkan di kawasan Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa, Serka Sanu, bersama mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menanam sebanyak 100 bibit pohon kopi di wilayah Kecamatan Hantakan, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI dan mahasiswa ULM yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Hantakan. Penanaman dilakukan secara gotong royong pada lahan yang telah disiapkan dengan harapan tanaman kopi dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Danramil 1002-07/Batu Benawa Kapten Inf Lilis S mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di kawasan Pegunungan Meratus.
“Penanaman pohon kopi ini tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila tanaman tersebut dirawat dan dikembangkan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, tanaman kopi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat di kawasan Meratus. Karena itu, pengembangan tanaman tersebut perlu dibarengi dengan pemeliharaan serta pendampingan secara berkelanjutan.
Kapten Inf Lilis juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa ULM dalam kegiatan penanaman selama menjalankan program KKN di Kecamatan Hantakan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat. Sinergi antara Babinsa, mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian kawasan Meratus,” katanya.
Sementara itu, Serka Sanu mengatakan, proses penanaman dilakukan secara gotong royong bersama mahasiswa sebagai upaya menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.
“Kami bersama mahasiswa berupaya memberikan contoh nyata bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana, salah satunya dengan menanam dan merawat pohon,” katanya.
Ia berharap seluruh bibit kopi yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan ke depan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain mendukung penghijauan, penanaman 100 bibit kopi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam pemanfaatan lahan secara produktif tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan. Sinergi antara TNI, mahasiswa dan masyarakat pun diharapkan terus berlanjut untuk menjaga kawasan Pegunungan Meratus sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal.
( Hendra )
