Yonif 621/Manuntung Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir di Awayan Balangan

DAERAH

Balangan – News FHH,

Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 621/Manuntung bergerak cepat turun ke lapangan untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah banjir di Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/12/2025).

Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat hingga merendam pemukiman warga. Menyikapi kondisi darurat itu, Yonif 621/MTG langsung mengerahkan personel guna melaksanakan aksi tanggap bencana demi meringankan beban masyarakat.

Kehadiran prajurit TNI di lokasi banjir tidak sekadar melakukan peninjauan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan membersihkan rumah ibadah yang terdampak banjir. Prajurit bersama warga bahu-membahu membersihkan lumpur dan sampah yang masuk ke dalam masjid, agar sarana ibadah dapat segera digunakan kembali dengan nyaman.

Selain itu, personel Yonif 621/MTG juga membantu rehabilitasi rumah warga. Prajurit turut membersihkan perabotan rumah tangga serta menguras sisa air dan lumpur di rumah-rumah penduduk yang terendam, sehingga proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat.

Tidak hanya itu, prajurit TNI juga sigap melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan pertama kepada warga yang sempat terjebak banjir. Bantuan evakuasi ke tempat yang lebih aman dilakukan, sekaligus membantu pendistribusian logistik bagi masyarakat yang aktivitasnya terganggu akibat akses jalan terputus.

Komandan Batalyon Infanteri 621/MTG menegaskan, keterlibatan prajurit dalam penanganan banjir tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.

“Kami tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendirian. Apa yang kami lakukan adalah bentuk pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Aksi cepat dan kepedulian prajurit Yonif 621/Manuntung ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat, yang merasa terbantu dalam menghadapi dampak musibah banjir. ( Hendra )