Samsul Rizal: ASN Harus Jadi Teladan, Orientasi PPPK Jadi Fondasi Pengabdian untuk Masyarakat

DAERAH

BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya aparatur melalui penyelenggaraan Orientasi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) Angkatan V dan VI yang resmi dibuka pada Rabu (3/6/2026) pagi di Aula RSUD H. Damanhuri Barabai.

Kegiatan strategis tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan publik.

Orientasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi, penguatan disiplin, serta pembentukan budaya kerja di lingkungan pemerintahan.

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa orientasi bukan sekadar kegiatan administratif ataupun formalitas semata, melainkan menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membentuk karakter dan pola pikir ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Pelaksanaan orientasi ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif atau formalitas belaka, melainkan menjadi fondasi penting dalam membentuk pemahaman dan karakter,” ujar Samsul Rizal.

Menurutnya, status sebagai ASN membawa tanggung jawab besar karena berperan sebagai pelaksana kebijakan pemerintah sekaligus perekat persatuan bangsa. Oleh sebab itu, setiap aparatur dituntut untuk menjunjung tinggi disiplin, integritas, dan etos kerja dalam menjalankan tugasnya.

“ASN harus mampu menjadi teladan dalam disiplin, integritas, dan etos kerja, sekaligus memberikan pelayanan yang cepat dan tepat,” tegasnya.

Melalui orientasi ini, para peserta diharapkan mampu memahami tugas pokok dan fungsi secara menyeluruh, sekaligus menginternalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK yang menjadi fondasi budaya kerja birokrasi modern. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat melahirkan aparatur yang responsif, profesional, santun, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik semakin tinggi. Karena itu, setiap ASN harus terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan, memperkaya pemahaman tugas, serta memperkuat nilai-nilai dasar pelayanan publik,” pesannya.

Ia pun mendorong seluruh peserta untuk aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran dan diskusi selama orientasi berlangsung agar memperoleh bekal yang cukup sebelum bertugas di unit kerja masing-masing.

“Semoga pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan nyata dalam tugas sehari-hari demi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.

Melalui pembekalan dan standarisasi kompetensi sejak dini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap para ASN PPPK mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi, sehingga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat terus meningkat seiring perkembangan dan dinamika daerah.

( Hendra )