Sukabumi – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali menyelenggarakan Program Bina Talenta Indonesia (BTI) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan prestasi dan manajemen talenta nasional. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics), Koding, dan Kecerdasan Artifisial, serta Penguatan Karakter menuju Indonesia Emas 2045.
Selama mengikuti pembinaan, para murid dan pemandu talenta tidak hanya memperoleh materi dari para akademisi dan praktisi, tetapi juga mengikuti asesmen literasi sains, numerasi, dan membaca, pre-test dan post-test, kegiatan kolaboratif, kunjungan ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), hingga pameran hasil karya, serta program pengimbasan yang dilaksanakan setelah pelatihan selesai.
Sebanyak 27 perguruan tinggi menjadi mitra penyelenggara BTI 2026, yaitu Universitas Sanata Dharma, Universitas Bina Nusantara, Universitas Kristen Petra, Direktorat Persiapan Bersama ITB, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Manufaktur Bandung, Universitas Muhammadiyah Malang, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Negeri Jakarta, Institut Teknologi Del, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Trisakti, dan Universitas Multimedia Nusantara.
Selanjutnya, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Padjadjaran, Politeknik ATMI Surakarta, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Mulawarman, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Musamus, Universitas Amikom Yogyakarta, serta Universitas Negeri Makassar.
Melalui program ini, Kemendikdasmen berharap lahirnya talenta muda Indonesia yang unggul, inovatif, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Program ini sekaligus menjadi langkah nyata memperkuat manajemen talenta nasional menuju Indonesia Emas 2045.
(Asep, SH)
