Jelang Final Ramadhan Cup VI 2026, Panitia Tegaskan Sportivitas dan Kepastian Keputusan Wasit

DAERAH

BARABAI – Menjelang laga puncak Ramadhan Cup Season VI tahun 2026, panitia menggelar konferensi pers bersama kedua tim finalis serta perwakilan wasit guna memastikan kesiapan pertandingan sekaligus menegaskan komitmen terhadap sportivitas dalam kompetisi futsal tersebut.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (15/3/2026) malam di Gedung Olahraga Murakata, Komplek Stadion Mandingin Barabai. Konferensi pers tersebut dihadiri Ketua Panitia Yazid Fahmi AS, pelatih Gazali Rahman dan kapten Mahendra dari tim BMC, pelatih Ahmad Deng dan kapten Fandi Fermana dari Bocah FC X MBJ Family 88, serta Irsyad selaku perwakilan wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan final.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Yazid Fahmi AS menegaskan bahwa ajang Ramadhan Cup tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas di kalangan atlet futsal.

“Sebagaimana tema kita, event ini diselenggarakan dalam rangka menjaga sportivitas. Sportivitas bukan hanya tanggung jawab panitia, tetapi juga perangkat pertandingan, pelatih, ofisial, dan terutama para pemain itu sendiri,” ujarnya.

Kedua kapten tim finalis yang hadir dalam konferensi pers tersebut juga menjadi kebanggaan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, karena dinilai telah membawa berbagai prestasi hingga tingkat nasional serta menunjukkan kreativitas yang membanggakan bagi komunitas olahraga, khususnya pecinta futsal lokal.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini. Pada malam final nanti, Bupati Hulu Sungai Tengah dijadwalkan hadir langsung untuk menyaksikan pertandingan sekaligus menutup secara resmi Ramadhan Cup Season VI.

Ajang ini menjadi penyelenggaraan keenam yang digelar oleh manajemen muda BKM (Berkat Kawan Manajemen). Panitia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan fasilitas serta kepercayaan penuh dari pemerintah daerah sehingga event ini dapat terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Kita ingin membuktikan bahwa kita tidak hanya mampu menjadi peserta, tetapi juga penyelenggara yang baik,” tambah Yazid.

Selain menghadirkan pertandingan yang kompetitif, panitia juga menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kenyamanan penonton, salah satunya dengan menerapkan larangan merokok di area pertandingan.

Lebih jauh, penyelenggaraan Ramadhan Cup juga diharapkan dapat menjadi contoh kegiatan positif yang dapat dijadikan rujukan hingga tingkat Kalimantan Selatan, sekaligus menjadi sarana mempromosikan potensi wisata serta mendongkrak perekonomian daerah.

Sementara itu, Irsyad selaku perwakilan wasit menegaskan komitmen pihaknya untuk memimpin pertandingan secara adil dan profesional.

“Kami akan memimpin secara fair, seadil-adilnya. Kalaupun nanti ada kesalahan, itu murni kesalahan pribadi kami, bukan karena ada titipan atau apa pun,” tegasnya.

Panitia berharap kedua tim dapat menampilkan permainan terbaik yang menghibur penonton sekaligus tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Sebagai tambahan, panitia juga mengumumkan rencana peluncuran Piala Bupati Sepak Bola dengan total hadiah lebih dari Rp100 juta yang diharapkan menjadi salah satu turnamen dengan hadiah terbesar di Kalimantan Selatan serta mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional.

( Hendra )