HARI KESEHATAN NASIONAL KE-61 SERTA GERAKAN POSYANDU AKTIF DI KABUPATEN BANGKA TENGAH

KESEHATAN

NEWS FAKTA HUKUM DAN HAM CO ID— Desa Kayu Besi Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah sebagai tempat acara puncak hari kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung. Pelaksanaan kegiatan oleh dinas kesehatan Bangka Tengah sebagai panitia perayaan puncak hari kesehatan Nasional (HKN) ke-61 gerakan posyandu aktif. Tema Hari Kesehatan Nasional Tahun 2025 “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Pelaksanaan acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke -61 tahun 2025 diadakan di halaman kantor Pemerintahan Desa Kayu Besi serta lapangan basket samping gereja katolik desa kayu besi kabupaten Bangka Tengah.

Rangkaian kegiatan acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 gerakan posyandu aktif dengan susunan acara sebagai berikut : 1. Senada (Senam Ada Hadiah); 2. Mabar (Makan Buah Bersama); 3. Seremoinial; 4. Edukasi kesehatan oleh dokter kesehatan; 5. Penyerahan PMT dan MOU; 6. Penyerahan mnilaparatomi dan IUD Kit ke RSUD Drs. H. Abu Hanifah; 7. Penyerahan IUD kit ke RSUD Dr. Ir. Ibnu Saleh, M.M.; 8. Deville kader; 9. Pelayanan posyandu 6 standar pelayanan minimal (SPM); 10. Cek kesehatan; 11. Pasar murah; 12. Pelayanan publik.

Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 gerakan posyandu aktif dimulai dengan senam sehat, tersedia pelayanan terpadu, pelayanan disdukcapil, pelayanan pajak kendaraan dan SIM, serta gerakan pangan murah dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang diadakan pada hari Selasa tanggal 18 November 2025 dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai. Untuk pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dilayani oleh Puskesmas Namang bersama 20 tenaga medis dengan dr. Agus, sedangkan Puskesmas Desa Benteng 6 orang tenaga medis dengan dr. Itha.

Perayaan puncak hari kesehatan Nasional ke-61 dihadiri oleh Bupati kabupaten Bangka Tengah pak Algafri Rahman S.T., M.Pd. Ketua DPRD Bangka Tengah Pak Batianus S.E., M.M., Ibu drg. Eva Algafri, M.Pd. Ketua TP Posyandu Bangka Tengah, Kadinkes Ibu Zaitun S.si, Apt, M.PH., Kasat Pol PP, Kapolsek Namang IPDA Dedi Imawansyah Putra, S.I.Kom, Kepala Pukesmas, Kepala Desa serta perangkat desa di Kabupaten Bangka Tengah.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” kemudian Mars Germas, lalu pembacaan doa. Sesudah itu sambutan kepala desa kayu besi Yohanes Tamaela “Mengucapkan terimakasih dan hormat kepada bupati Bangka Tengah, Ketua DPRD Bangka Tengah, Ketua team pembina posyandu Ibu Eva Algafri, Kadinkes Ibu Zaitun, Kasat Pol PP, Kapolsek Namang Pak Dedi Imawansyah, Kepala Pukesmas serta Kades dan perangkat desa dan masyarakat desa kayu besi Bangka Tengah.

Di dalam sambutannya Yohanes Tamaela menjelaskan bahwa “Posyandu duku desa kayu besi selalu berinovasi untuk mengajak warga masyarakat datang dan hadir membawa balitanya keposyandu dengan pelayanan 6 standar pelayanan minimal (SPM) dengan menambah insentif sayur, telur, daging, tahu, tempe, susu untuk para balita dan keluarganya yang untuk pembelian asupan seperti telur, sayur, daging, tahu, tempe, semua dengan Dana Desa (DD). Kader posyandu duku desa kayu besi selalu memperhatikan pola hidup masyarakat dan perkembangan ekonomi masyarakat serta kesehatan para ibu dan anak di desa kayu besi. Perlunya pemerintah desa melayani lebih intens dan instan dalam menunjang tumbuh kembang para peserta posyandu baik ibu hamil, balita, remaja, lansia untuk mencapai generasi emas” ungkap Yohanes Tamaela.

Kemudian sambutan dari Kadinkes kabupaten Bangka Tengah, Ibu Zaitun S.si., Apt., M.Ph., menyampaikan “Ucapan terimakasih kepada semua undangan yang hadir yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu dalam rangka perayaan puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 serta gebyar gerakan posyandu aktif di desa kayu besi kabupaten Bangka Tengah. Sambutan dibuka dengan pantun “Pagi hari pergi naik haji, sambil tersenyum dengan senang hati, kader posyandu bekerja sepenuh hati, demi kesehatan masyarakat Bangka Tengah tercinta”. Sungguh manis buah salak madu, dimakan bersama tetangga, ayo bersama datang keposyandu, kesehatan meningkat hidup pun sejahtera”. Bapak Ibu saudara sekalian kami ucapkan terimakasih atas kehadirannya di desa kayu besi Kabupaten Bangka Tengah. Hari ini hari yang luar biasa bagi kami dinas kesehatan, karena hari ini perayaan puncak Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tahun 2025. Kegiatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 ini sudah kami selenggarakan rangkaiannya dari bulan September sampai Oktober tahun 2025. Kegiatan Gebyar Posyandu aktif bisa dilakukan diseluruh desa dan kelurahan di kabupaten Bangka Tengah. Kemarin kami telah mengadakan mini futsal untuk OPD di Bangka Tengah juga kami adakan edukasi kesehatan dan cek kesehatan gratis sasaran nya anak usia 2 hari dan lansia. Cek kesehatan bisa dipustu atau puskesmas. Target Kementrian Kesehatan untuk cek kesehatan gratis ini 36 persen tahun 2025. Capaian untuk Bangka Tengah sudah 29 persen, tinggal 7 persen PR kita untuk mencapai sampai akhir tahun 2025. Kami mohon support dan dukungan masyarakat untuk membawa keluarganya cek kesehatan gratis datang ke Puskemas. Pemerintah Pusat telah menetapkan posyandu 6 SPM. Kalau dulu hanya dinas kesehatan yang melaksanakan posyandu, tetapi sekarang persepsi dan paradigma kita berubah, bahwa posyandu itu dilaksanakan oleh masyarakat untuk masyarakat” demikian tutur Ibu Zaitun Kadinkes kabupaten Bangka Tengah.

Dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati kabupaten Bangka Tengah Algafri Rahman, dibuka dengan pantun “Pagi cerah burung diperaduan, terbang rendah ditepi dermaga, membawa seruan, jaga tubuh sehat, jiwapun tenang.” Gula Kabung gula aren,pak kades kayu besi makin siang makin keren.” Pada hari kesehatan Nasional (HKN) ke-61 ini saya akan membacakan sambutan dari menteri kesehatan republik Indonesia” 84 juta anak Indonesia hari ini akan mencapai usia produktif pada tahun 2045 tepat satu abab Indonesia merdeka. Kita hanya memiliki 2 dekade lagi untuk memastikan mereka tumbuh sebagai generasi yang sehat,tangguh dan unggul. Tema “generasi sehat,masa depan hebat”. Pada hari kesehatan Nasional (HKN) ke-61 adalah seruan pengingat bagi kita semua bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa esok hari. Empat tahun terakhir,kita telah menapaki transformasi kesehatan Indonesia sebagai pondasi menuju masa depan tersebut. Fokus kita bergeser dari mengobati orang sakit, menjadi menjaga orang sehat tetap sehat. Transformasi kesehata harus terus kita gelorakan untuk memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan akses yang mudah, kualitas yang baik, dan biaya yang terjangkau. Dalam kurun satu tahun, tiga program hasil terbaik cepat bapak presiden dibidang kesehatan telah menunjukan hasil yang signifikan. Lebih dari 52 juta orang menyadari penting nya deteksi dini penyakit dengan mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) yang juga berdampak pada peningkatan cakupan skrining TB hingga menjangkau lebih dari 20 juta orang. Sejalan dengan upaya pencegahan tersebut,pembangunan dan peningkatan RS terus berjalan diberbagai pelosok negri, demi mewujudkan kualitas layanan kesehatan yang merata ditahun 2025, 32 dari 66 lokus peningkatan RSUD berjalan sesuai target. Capaian enam pilar transformasi kesehatan menunjukkan bukti nyata kerja keras dan kolaborasi seluruh insan kesehatan Indonesia. Hari kesehatan Nasional (HKN) ke-61 adalah momentum refleksi dan apresiasi atas capaian stategis yang telah kita raih bersama,sekaligus ajakan untuk terus melanjutkan gerakan bersama: 1.Pilar pertama, transformasi layanan primer sebagai layanan yang paling dekat dengan masyarakat; 2. Pilar kedua, transformasi layanan rujukan dengan fokus peningkatan mutu dan pelayanan rumah sakit; 3. Pilar ketiga transformasi sistem ketahanan kesehatan menunjang ketersediaan obat, vaksin, dan alat kesehatan didalam negri; 4. Pilar keempat,transformasi pembiayaan kesehatan untuk memastikan pembiayaan yang cukup adil, efektif, dan efisien; 5. Pilar kelima transformasi SDM kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan; 6. Pilar keenam transformasi teknologi kesehatan sebagai lompatan pelayanan kesehatan yang beradaptasi dengan perkembangan teknologi dunia. Terakhir, yang tidak kalah penting transformasi kesehatan tidak dapat diwujudkan tanpa transformasi budaya kerja para insan kesehatan pilar transformasi ke 7. Saya berharap seluruh pegawai dan pejabat pemerintah baik pusat maupun didaerah dapat melakukan gerakan perubahan cara pikir, dan cara kerja menuju birokrasi yang kompeten, akuntabel, dan selaras dalam mengawal dan mengsukseskan transformasi kesehatan. Saudara saudara sebangsa dan setanah air perjalanan menuju Indonesia sehat adalah perjalanan panjang, menantang, dan penuh harapan, dengan tekat dan kerjasama kita akan sampai pada tujuan generasi sehat yang menjadi fondasi masa depan bangsa yang hebat. Pada kesempatan berbahagia ini, saya sampaikan penghargaan setinggi tinggi nya kepada seluruh insan kesehatan Indonesia, tenaga medis, tenaga kesehatan, akedemisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, serta para kader disetiap pelosok negri yang dengan dedikasi tinggi telah menjaga nyawa, menebar harapan dan menegakkan martabat bangsa. Terus semangat, sebab perjuangan belum selesai. Mari jadikan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen menumbuhkan optimisme dan melanjutkan transformasi kesehatan Indonesia. Mari terus membangun kesehatan dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat sekitar, ditingkat desa, kabupaten/kota provinsi hingga seluruh Indonesia, dari individu dan keluarga yang sehat raga dan jiwanya, akan lahir masyarakat yang kuat, demi menyongsong tercapainya Indonesia emas 2045. Selamat hari kesehatan Nasional ke-61 dengan generasi sehat, kita wujutkan masa depan hebat menuju Indonesia emas 2045.” Demikian sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bapak Bupati Kabupaten Bangka Tengah Algafri Rahman, S.T., M.Pd., di Hari kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang kabupaten Bangka Tengah.

Adapun juga pesan Ketua DPRD kabupaten Bangka Tengah Bapak Batianus S.E., M.M., menyampaikan kepada awak media News Fakta Hukum dan HAM bahwa “harapan nya untuk masyarakat Bangka Tengah di Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 ini “agar masyarakat dapat mengecek deteksi dini terhadap kesehatan dan proaktif untuk pemeriksaan gratis di puskesmas,” hidup sehat, generasi sehat, masa depan hebat”. Transformasi kesehatan Indonesia sebagai fondasi menuju masa depan, dan paradigma kita bergeser dari mengobati orang sakit, menjaga diri kita tetap sehat” pesan Bapak Batianus Ketua DPRD kabupaten Bangka Tengah.

Acara selanjutnya penyerahan hadiah untuk puskesmas cek kesehatan terbaik yaitu peringkat satu puskesmas lubuk besar, peringkat kedua pukesmas sungaiselant, dan peringkat ketiga puskesmas Namang.

(Paulus)