BARABAI – News FHH,
Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal secara resmi membuka Murakata Coffee Festival 2025 yang digelar di Taman Wisata Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Sabtu (23/8/2025). Festival kopi tahunan ini diikuti sebanyak 48 peserta dengan dewan juri yang tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari luar daerah, seperti Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa Murakata Coffee Festival bukan sekadar ajang seremonial, melainkan wadah penting bagi para penikmat dan pecinta kopi untuk mengenal lebih dekat keanekaragaman kopi, termasuk kopi lokal Hulu Sungai Tengah yang tumbuh subur di kawasan Pegunungan Meratus.

“Event ini menjadi panggung bagi para penggiat kopi untuk unjuk kemampuan, baik dalam seni meracik maupun menampilkan kreativitas latte art di atas secangkir kopi,” ujarnya.
Bupati menambahkan, kopi saat ini tidak hanya sebatas minuman, tetapi telah menjadi bagian dari budaya masyarakat sekaligus pendorong roda perekonomian. Melalui peran petani dan pelaku UMKM, industri kopi diyakini mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kesejahteraan warga.
“Festival ini bukan hanya tentang minum kopi, tetapi juga tentang menghargai prosesnya, mengenali petani lokal, serta memahami kontribusi industri kopi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengembangkan sentra pertanian biji kopi di HST serta mendorong produktivitas dan pengolahan kopi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam Pegunungan Meratus.
Di akhir sambutannya, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Murakata Coffee Festival 2025, yang tidak hanya mempromosikan kopi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya dan pariwisata HST. ( Hendra )
