Barabai – News FHH,
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Tengah (HST) terus menggencarkan Operasi Patuh Intan 2025 dalam rangka meningkatkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polres HST.
Pada hari ke-13 pelaksanaan operasi, Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 15.30 WITA, kegiatan digelar di halaman Kantor UPPD Barabai, Jalan Abdul Muis Ridhani. Dalam operasi tersebut, puluhan pelanggar lalu lintas kembali terjaring. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres HST, IPTU Akhmad Junaidi, S.H.
“Dalam operasi kali ini, kami kembali menjaring sejumlah pelanggar, terutama pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, anak di bawah umur yang nekat mengendarai motor, serta mereka yang tidak memiliki SIM dan menggunakan kendaraan tanpa perlengkapan sesuai aturan,” ungkap IPTU Junaidi di sela kegiatan.

Ia menambahkan, sejak hari pertama hingga hari ke-13 operasi, pihaknya telah menjaring ratusan pelanggar. Jenis pelanggaran yang dominan ditemukan di antaranya adalah tidak memakai helm, tidak mengenakan sabuk pengaman (safety belt), serta penggunaan kendaraan tanpa kaca spion dan pelat nomor sesuai aturan.
“Harapan kami, warga HST bisa lebih sadar dan tertib dalam berlalu lintas. Semua ini demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati di jalan dan saling menghormati antar sesama pengguna jalan,” tegas IPTU Junaidi.
Sementara itu, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa Operasi Patuh Intan 2025 tidak semata-mata bersifat penindakan, tetapi juga sarana edukasi kepada masyarakat.
“Operasi ini menyasar pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, kendaraan melebihi batas kecepatan, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, mengemudi dalam pengaruh alkohol, hingga pelanggaran melawan arus,” jelasnya.
Kapolres berharap dengan dilaksanakannya operasi ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan semakin meningkat. “Operasi ini bukan hanya penindakan, tetapi juga edukasi agar masyarakat lebih tertib dan sadar akan pentingnya keselamatan berkendara,” pungkasnya. ( Hendra )
