Adanya Dugaan, Pimpinan Ponpes Menikahi Seorang Wanita Berstatus Belum Talaq, Hingga Hamil

DAERAH SOROTAN
Views: 52
0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

News FHH – Banjarmasin,

Adanya dugaan yang dikenal sebagai Ustadz inisial ‘M’ menikahkan adiknya dikenal juga dengan inisial ‘S’ yang diduga merupakan salah satu pimpinan Pesantren dan Majelis di Wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur dengan wanita yang masih istri Sah dari seorang Habib terkemuka berinisial Habib ‘F’ Kubah Basirih.

Dugaan terungkapnya pernikahan ini dikarenakan pihak ‘S’ mengakui telah melakukan pernikahan agama atau siri kepada wanita yang diduga masih berstatus istri Sah dari Habib ‘F’.

“Habib ‘F’ yang pada saat itu menunaikan ibadah umrah tahun 2022/2023.

Diketahui dugaan pernikahan tersebut dilaksanakan di rumah ustadz ‘M’ Kelayan Kota Banjarmasin yang juga kaka dari ustadz ‘S’.

Ustadz ‘S’ mengakui bahwa tidak mengetahui masa lalu yang sebenarnya dari wanita yang dinikahinya dan percaya dari pihak wanita yang menyatakan perceraian kepada pihak Habib ‘F’.

Pernikahan ini diketahui masih terus berjalan hingga sampai saat ini yang diduga si wanita mengaku hamil dari ustadz ‘S’.

Disisi lain, Pihak Habib ‘F’ merasa adanya dugaan Istrinya dan ustadz ‘M’ kakaknya ustadz ‘S’ sengaja menutupi pernikahan dengan Habib ‘F’ yang sebenarnya belum bercerai.

Berdasarkan Keterangan Ketua RT Komplek setempat bahwa wanita tersebut telah menikah lagi dengan ustadz ‘S’ dan pernah melaporkan kepadanya untuk berdomisili di lingkungannya

Sebagaimana sebelumnya, diketahui rumah yang di tempati istri Sah Habib ‘F’ notabane dibeli oleh Habib ‘F’ diduga untuk digunakan untuk melakukan hal yang tidak pantas,”endusnya.

Saat berkomunikasi dengan ustadz ‘M’ melalui via whatsapp (30/04/2024), bahwa mengakui perbuatanya salah.

Saat ini Habib ‘F’ akan meminta pertanggung jawaban serta akan mengambil hak pernikahannya secara sah dan menurut agama.

“Saya tidak pernah ada talak kepada istri saya dan itu bisa dibuktikan dengan para saksi, dan saya tidak ridho rumah yang saya beli digunakan sebagai tempat maksiat,” jelasnya.

Selain itu, Salah satu pihak pewarta juga sempat diancam melalui percakapan via WhatsApp jika menerbitkan berita.

Saat ini, pihak pewarta sudah menghubungi pihak ustadz ‘S’ dan ustadz ‘M’ (02/04/2024)
Melalui Whatsapp akan tetapi belum ada jawaban hingga berita ini diterbitkan.

(Oz)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *